PALANGKA RAYA – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 mulai dipersiapkan secara matang dengan fokus pada pembenahan infrastruktur stadion dan penataan sistem pelaksanaan.
Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menargetkan gelaran tahun ini berjalan lebih tertib, profesional, dan bebas persoalan administratif yang selama ini kerap menjadi catatan.
Kepala Dispora Kalteng, Agus Siswadi, menyampaikan bahwa progres saat ini berada pada tahap penyusunan dan penataan sarana prasarana.Pemerintah provinsi mengalokasikan sekitar Rp25 miliar untuk peningkatan infrastruktur.
“Fokusnya ke stadion. Perlintasan dan fasilitasnya perlu diperbaiki karena belum memadai dan belum sesuai standar pelaksanaan pekan olahraga,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026. Porprov rencananya dipusatkan di Kotawaringin Barat (Kobar) pada Oktober 2026.
Jadwal tersebut disiapkan agar terintegrasi dengan peringatan hari jadi Kobar yang jatuh pada 3 Oktober. Pembukaan direncanakan berlangsung pada 4 atau 5 Oktober. Total terdapat 32 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
“Sebanyak 30 cabang digelar di Kobar, sementara dua cabang lainnya dilaksanakan di Palangka Raya, yaitu renang dan balap motor jenis motocross di kawasan Sabaru, Kecamatan Sabangau,” jelasnya. Menurut Agus, koordinasi lintas pihak terus diperkuat, melibatkan KONI Provinsi, KONI kabupaten, serta pemerintah kabupaten.
Rapat teknis juga telah dilakukan bersama Bappeda guna memperjelas pembagian tugas antara provinsi dan kabupaten agar tidak terulang persoalan administratif seperti pada pelaksanaan sebelumnya di Kotawaringin Timur. Dia menegaskan, technical meeting nantinya harus murni membahas aspek teknis pertandingan, bukan lagi persoalan administrasi atlet. “Proses perpindahan atlet, misalnya, harus sudah tuntas sebelum memasuki tahapan tersebut,” ucapnya.
Untuk pendaftaran atlet, sistem kini dilakukan secara daring. Meski sudah dibuka dan data mulai masuk, verifikasi faktual tetap akan dilakukan sebelum penetapan peserta final. “Tidak semua yang mendaftar otomatis ikut. Harus melalui verifikasi,” tegasnya. Pelaksanaan Porprov diperkirakan berlangsung hampir dua pekan, dengan malam puncak tetap digelar di Kobar.
Agus berharap Porprov 2026 menjadi barometer pelaksanaan ajang olahraga yang bersih dan profesional. Ia juga menekankan pentingnya melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mewakili Kalimantan Tengah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post