PALANGKA RAYA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan launching Program Mahasiswa Entrepreneur *MATANG Miliarder Huma Betang* di Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri kalangan pengusaha, pemerintah daerah, akademisi, serta para pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.
Ketua Umum KADIN Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan generasi muda. Menurutnya, Rapimprov menjadi momentum strategis untuk merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan ekonomi daerah.
“Rapimprov ini adalah momentum strategis untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah, sekaligus kami bangga meluncurkan Program Mahasiswa Entrepreneur MATANG Miliarder Huma Betang,” ujarnya, Rabu 25 Desember 2025. Dia menambahkan program ini bertujuan mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri dengan semangat Huma Betang.
Program MATANG merupakan inisiatif KADIN Kalimantan Tengah untuk memberikan pelatihan, pendampingan, serta akses jejaring bisnis bagi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Program ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah dalam menciptakan 300 miliarder muda di daerah tersebut.
Ketua Umum KADIN Indonesia yang diwakili Wakil Ketua Umum Korwil Kalimantan Andi Yusmin Patawari menyampaikan apresiasi atas langkah KADIN Kalteng. Ia menilai program MATANG menjadi bukti komitmen pengembangan kewirausahaan berbasis generasi muda.
“KADIN Kalimantan Tengah telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM dan generasi muda,” katanya. Ia berharap program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung saat membuka kegiatan menekankan pentingnya peran dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menilai kolaborasi tersebut sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami sangat mengapresiasi peran KADIN Kalimantan Tengah sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan Program MATANG ini sejalan dengan visi pemerintah menciptakan 300 miliarder muda,” ucapnya. Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Rapimprov KADIN Kalimantan Tengah Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 22–23 Desember 2025. Agenda utama meliputi pembahasan strategi pengembangan dunia usaha, tantangan ekonomi daerah, serta peluang kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta demi memperkuat perekonomian Kalimantan Tengah ke depan.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post