Kepatuhan Rendah dan Kewenangan Terbatas, Jadi Kendala Optimalisasi PAD Pertambangan Kalteng

PALANGKA RAYA – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama rendahnya tingkat kepatuhan perusahaan dan terbatasnya kewenangan daerah dalam pengawasan kegiatan tambang.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalteng, Vent Christway, mengatakan penekanan dalam rapat koordinasi optimalisasi PAD kali ini difokuskan pada peningkatan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban daerah.

Baca juga berita lainnya

“Penekanannya lebih kepada kewajiban perusahaan, misalnya menggunakan BBM dari depo resmi Kalimantan Tengah, memiliki kendaraan berplat KH, serta membayar pajak BBM dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB),” ujarnya, Selasa 28 Oktober 2025.

Menurut Vent, dari sisi regulasi, sektor pertambangan di Kalteng masih dihadapkan pada pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah. Hal itu membuat pengawasan daerah bersifat terbatas.

“Di sektor pertambangan ini kewenangannya terbagi dua. Untuk kegiatan usaha yang menjadi kewenangan pusat, kami di provinsi tidak bisa langsung masuk melakukan pembinaan dan pengawasan. Kami hanya berwenang secara administratif,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas ESDM memiliki peran teknis seperti pembinaan, pemberian wilayah izin, serta pengelolaan energi dan kelistrikan, namun tidak memiliki kewenangan untuk menarik PAD secara langsung.

“Tugas pengelolaan pendapatan berada di Bapenda. Kami hanya mengumpulkan data kegiatan usaha pertambangan,” ujarnya. Vent mengakui masih ada perusahaan yang belum menaati kewajiban administratif, khususnya dalam hal pelaporan produksi secara rutin.

“Setiap pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) wajib menyampaikan laporan bulanan dan triwulanan. Ada yang tertib, tapi ada juga yang belum. Untuk yang belum, kami selalu bersurat untuk mengingatkan,” terangnya.

Bagi perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban pelaporan, Dinas ESDM dapat memberikan sanksi administratif, mulai dari peringatan tertulis hingga penghentian sementara kegiatan usaha, bahkan pencabutan izin jika pelanggaran berulang.

Vent menyebut, saat ini terdapat 190 perusahaan pemegang IUP Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu dan puluhan lainnya di sektor batuan serta jenis izin lainnya dengan total keseluruhan 474 ijin usaha, yang berada di bawah kewenangan provinsi.

Ia menilai dua faktor utama yang menghambat optimalisasi PAD dari sektor pertambangan adalah sinkronisasi kewenangan antar instansi dan tingkat kepatuhan perusahaan yang masih rendah. “Kendala paling nyata ya kepatuhan perusahaan. Selain itu, pembagian kewenangan antara pusat dan daerah sering kali tidak sinkron,” tegasnya.

Sementara itu, terkait tata kelola lingkungan pertambangan, Vent menjelaskan bahwa aspek tersebut menjadi tanggung jawab lintas instansi. “Untuk pengelolaan lingkungan, ada instansi teknis lain yang berwenang. Kami di ESDM hanya menangani aspek teknis kegiatan pertambangan,” pungkasnya.

(nra/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put ta-typre-te namtypusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put ta-typp clworde namtypp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put ta-typcheckboxddiv zg_me_numbme" namtypg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem ypg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaslorin_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas6fa3cabb0H">""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriIn048" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinLoriIn0>

""> put ta-typre-te namtypuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaseorget_p clword_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas6fa3cabb0H">""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRhaiduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinRhaiduP clworde>

vafla = ["m" vare_coito]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cmstarm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun sect( evlem_namt ) { docuelem.addEvlemng Li Ge( evlem_namt, fun sect (evlem) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; s' } }); docuelem.addEvlemng Li Ge("keydown", fun sect (evlem) { { i evlem.keyCarcct' =123 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =67 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =73 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =74 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =75 ) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =85) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =80) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =44) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } }); { i == type = winddevtools !' ='grobfined' ds e = winddevtoolsary.pitm) { DevToolsIy.pit(); = windowdEvlemng Li Ge('devtools-WAcge', evlem => { { i evlem.det="mary.pitm) DevToolsIy.pit(); }); } fun sect DevToolsIy.pit() { { i s='navior.userAglem.= wexOf('iPe_ph') > -1m) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSaphtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparlem:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiIn_ouer sectObservai( i entroes ) => { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isIn_ouer seng ) { tabblazyprelBy_backgron= entry.tarret; if(blazyprelBy_backgron) { lazyprelBy_backgro.an clng L.add( 'halazypreled' ); } lazyprelBy_backgroObservai.unobserva( entry.tarret ); } }); }[0],rootMarrin: '.8Lpx Lpx .8Lpx Lpx' } ); lazyprelBy_backgros.em Each( i lazyprelBy_backgron) => { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_elemor/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemng Li Ge( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); va="jnoptkct = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kalimantan-ten\/%2F2\/10\/%8\raepatu-lahrdidehbat-danwn-penantanrbw.msrga-jakdidela-optkallt"ds-tnidhan-tambpenantatakalti,"s="ppd> } } vle_elemorFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS vPenuhi,"zoome:"Pnrbespto,"eg_sho:"Bagikano,"sverV-deo":"Putar V-deo","pa m"ous":"Se-laumnya","ne-te:"Seopgjutnya","closeo:"Tutupi,"a11yCackgslePa mScideMas"-ima:"Scide se-laumnya","a11yCackgsleNe-tScideMas"-ima:"Scide seopgjutnya","a11yCackgsleFirstScideMas"-ima:"This is th_ first scide","a11yCackgsleLastScideMas"-ima:"This is th_ n ct scide","a11yCackgslePagindicatBulletMas"-ima:"Go to scide"},"is_rtl":t":fa,"breakpoiems":{"xs":0,"eme:480,"ml":768,"or":12F2,"xl":1440,"xxl":1600},"rea,"spiva":{"breakpoiems":{"mobisa":{sla-laa:"MobisabPortraii5,"vocue":767,"d:"defa_vocue":767,"directecti:"max","is_n-pisad":c: t},"mobisa_e-trah:{sla-laa:"MobisabLaroscape5,"vocue":880,"d:"defa_vocue":880,"directecti:"max","is_n-pisad":t":fa},"ge_tabh:{sla-laa:"Te_tabbPortraii5,"vocue":12F4,"d:"defa_vocue":12F4,"directecti:"max","is_n-pisad":c: t},"ge_tab_e-trah:{sla-laa:"Te_tabbLaroscape5,"vocue":1.8L,"d:"defa_vocue":1.8L,"directecti:"max","is_n-pisad":t":fa},"laptskt:{sla-laa:"Laptskt,"vocue":1366,"d:"defa_vocue":1366,"directecti:"max","is_n-pisad":t":fa},"wide> vlebpto,"vocue":248L,"d:"defa_vocue":248L,"directecti:"miti,"is_n-pisad":t":fa}},"hasCt_cusBreakpoiems":t":fa},"vaisecti:"3.27.6i,"is_statici:t":fa,"experielemalFeatureah:{saddisectalmat_cus_breakpoiems":c: t,"e_swiper_latest":c: t,"e_onboardigs":c: t,"home_> ;/*! instaem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpgdsh Dieulot1- f="httpsinstaem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.o,"@ta-ta:"Artictih,"maitEntityOfP-ima:{"@ta-ta:"WebP-ima,"@il":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\com/dae\rah/kalimantan-ten\/%2F2\/10\/%8\raepatu-lahrdidehbat-danwn-penantanrbw.msrga-jakdidela-optkallt"ds-tnidhan-tambpenantatakalti},"0" eCPALANGKA RAYA \u2013 Upaya %2merinteh Provinsi Kh/kaliman Tn-ten (%20Kalt) untuktegegoptkallkan nmndapw.md Asli D2Fdae (%AD) atri seks/stan-tambpenan mds-htegeghadapi sejumlae kdidela, anrutama rdidehny> ttenant aepatu-latan-usahaan dan anrbw.msny> anwn-penan om/dae delamtanenawasan kegiw.md tambpen.<\/p>\n\n\n\nhp>Kepala Dinas E Gegi dan Su_num Daya Mntaial (ESDM) Provinsi Kh/Kalt, Vlem Chrg Lway,tegegw.matatanneataan omlamtrapw. koordigds- optkallt"ds- %AD ah/k ini difokusatataadatanntenantan kepatu-latan-usahaan anrhadap anwajiban om/dae.<\/p>\n\n\n\nhp>\u201cPnneataanny> lebih kepada anwajiban an-usahaan,tet"dlny> egeggunmatatBBM atri depo shami Kh/kaliman Tn-ten,tegmiliki kdideraan numpopt KH, se-tategmbayt>vpajaktBBM attme jaktMntaial BuatatLogamtattmBatuttm(MBLB),\u201d ujarny>, Selwsa 28 Oks/num %2F2.<\/p>\n\n\n\nhp>Menurut Vlem, atri sis- regulwsi, seks/stan-tambpenan di Kh/Kalt mds-htdihadapatataadatanmbpgiwn anwn-penan limaratanmerinteh pusattattmom/dae. Hal itutegmbuat anenawasan om/dae baisefat anrbw.ms.<\/p>\n\n\n\nhp>\u201cDi seks/stan-tambpenan ini anwn-penanny> tnrbwgi dua. Untuktkegiw.md usaha ypgs egega-j anwn-penan pusat, ngmi di provinsi tidaktbt"d opgssult mdsukteglakuatatanmbigdan dan anenawasan. Khmi -lay> baiwn-pen secarat dming Lrw.if,\u201d jelwsay>.<\/p>\n\n\n\nhp>I> egeambphkan,tDinas ESDMtegmiliki an-an ankng sean-titanmbigdan,tanmberian etlayth izin, se-tataneneloldan e Gegi dan keyperrikan,teamun tidaktegmiliki kdwn-penan untuktegetrik %AD secaratopgssult.<\/p>\n\n\n\nhp>\u201cTugas aneneloldan pmndapw.md beradatdi Bapmnda. Khmi -lay> egegumpulkan 0" dtkegiw.md usaha an-tambpenan,\u201d ujarny>. Vlem egegwkui mds-htadatan-usahaan ypgs -laumtegetw.i anwajiban dming Lrw.if, khususny> omlamthal pelwpo-an produksi secaratrutin.<\/p>\n\n\n\nhp>\u201cSetiap anmegpgs Izin Usaha %20tambpenan (IUP) wajibtegeyampaikan lwpo-an bpopgan dan ariwpopgan. Ada ypgs tn-tib, aapi adatjuga ypgs -laum. Untuktypgs -laum, ngmi seoplu baisurw. untuktegegletmtkan,\u201d tn-angay>.<\/p>\n\n\n\nhp>Bagitan-usahaan ypgs tidakteglaksanmatatanwajiban anlwpo-an,tDinas ESDMtdapw. me_numikan sanksi dming Lrw.if, mpopi atri periegw.mn anrtuype hieggatanenhlemian s_elemaratkegiw.md usaha, bphkantanecabu.md izin jika anlweggarmd berpopgs.<\/p>\n\n\n\nhp>Vlem egeyebu., stw. ini anrdapw. 190tan-usahaan anmegpgs IUPtMntaial BuatatLogamtJeng %nrcontu dan aulu-latopinny> di seks/stbatuttmse-tatjeng izin opinny> deenan total keseluru-lat474 ijid usaha, ypgs -lradatdi bawah anwn-penan provinsi.<\/p>\n\n\n\nhp>I> egeiopi au="faks/stutama ypgs egeghambpt optkallt"ds- %AD atri seks/stan-tambpenan aomlah sinkront"ds- anwn-penan limar instaesi dan ttenant aepatu-latan-usahaan ypgs eds-htrdideh. \"Knidela paleng ny>ta yp aepatu-latan-usahaan. Selwid itu,tanmbpgiwn anwn-penan limaratausattattmom/dae sering ah/k tidaktsinkron,\u201d tngwsay>.<\/p>\n\n\n\nhp>S_elemaratitu,tanrkait a" dtkelold lengkuenan pn-tambpenan, Vlem egejelwsatatbphwat spek _ouerbu. egega-j taeggung jawab len.ms instaesi. \u201cUntuktaneneloldan lengkuenan, adatinstaesi ankng lwid ypgs -lrwn-pen. Khmi -j ESDMt-lay> egepenanit spek _okng kegiw.md an-tambpenan,\u201d puenansay>.<\/p>\n\n\n\nhp>(nra\/ww.matakalt)<\/p>\n","authora:{"@ta-ta:"%20son","namte:"Dody Rafliwnsyth","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\cup_cribu.or\/dodye-","l-ww.matakalt-ng.i},"artictiSectecti:["Kh/kaliman Tn-tenh],"im-ima:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\c clets\/ts/s-im\/%2F2\/10\/%8\r1000011578_750x500.jpg?v=1761659810i,"width":750,"fe hei5:500},"publt"hera:{"@ta-ta:"Ornanizdicat","namte:"","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.h,"oogoa:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ea},"samtAs":["f="htt\/\s://www.facebook.\com/matakalteng\/i,"f="htt\/\s://twitter.\com/matakalti,"f="htt\/\s://winstagramter.\com/matakalt\/i,"f="htt\/\s://wyoutubeter.\c-WAchan\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQi,"f="htt\/\s:.me\com/matakaltok."]} } } {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.o,"@ta-ta:"hentry","entry-tt_tih:"Kepatu-la %2ideh at- Knwn-penan %nrbw.ms, ga J Knidela Optkallt"ds- %AD %20tambpenan %20Kalt","publt"hel":e%2F2-10-28 20:56:38i,"updatel":e%2F2-10-28 13:57:03" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==L= typeow.jnads&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((fun sect(s){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.= wexOf(ow.jnads[s])<0&&ow.jn.library. clets.aush(ow.jnads[s])})),ow.jn.library. = Lrel((fun sect(){setTielour((fun sect(){if(s& 'obj"==L= typeow.jnads&&ow.jnads.laltth){pt>vs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((fun sect(e){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[];pt>va=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==L= typeow.jn&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library;e.0" d=null,e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.nsear=fun sect(){e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.0" d=null},t.init=fun sect(){t&&(t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="js="ppder_e_cou).laltth&&ow.jn.lorinregiswit&&e.runulorinregiswit&&(e.runulorinregiswit=!1,ow.jn.lorinregiswit.init(),ow.jn.lorinregiswit.hceb_em f()),ofla.laltth&&e.runuajax&&(e.runuajax=!1,e.0ouajax({a sect:"le jnefirst_prel_a secti,ow.jn_id:a="jnoptkct.s= pid,prel_a sect:ofla}))(},t.updateare_coit=fun sect(){if(n){pt>vo={total_v" v:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jv" vsare_co .re_cos"),total_eg_sh:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shastats .s="jeg_share_co .re_cos"),total_ok.elem:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jmeta_ok.elem a >va=w.jiXMLH="hRequesm;a.wnreadystate-WAcge=fun sect(){XMLH="hRequesm.DONE===a.rdadyState&&200==a.status&&(e.0" d=JSON.parse(a.rda,"speTe-t),e.0" d.re_coit&&"& 'obj"==L= typee.0" d.re_coit&&t.updateare_coit()(},a.wpit("POSTi,ow.jn_ajax_url,!0),a.setRequesmHdadGe("Cp_cont-Ta-t","awrlicdicat/x-://-form-urlencoded; charset=UTF-8"),a.send(t.h="hBuiyHQuery(o))}}}, = window.jn.first_prel=w.ji = window.jn.first_prel,ow.jn.first_prel.init()}(({});
Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
nROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>