SAMPIT – Upaya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok terus berlanjut. Melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kotim, pemerintah daerah menyalurkan ribuan paket sembako bersubsidi kepada masyarakat di delapan kecamatan.
Kepala Diskop UKM Perindag Kotim, Johny Tangkere menjelaskan, kegiatan pasar murah tersebut berlangsung sejak 22 hingga 30 Oktober 2025 dengan total 5.000 paket sembako yang disalurkan.
“Kami sudah membentuk tim di delapan kecamatan agar pelaksanaannya berjalan lancar. Distribusinya dilakukan secara bertahap supaya tepat sasaran,” ujarnya, Selasa 28 Oktober 2025.
Delapan kecamatan yang menjadi lokasi pasar murah yakni Teluk Sampit, Telaga Antang, Parenggean, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telawang, Tualan Hulu, dan Bukit Santuai.
Johny yang turun langsung memantau kegiatan di Teluk Sampit menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga sekaligus pengendalian inflasi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, sarden 1 kilogram, dan susu kental manis 1 kaleng. Setiap paket dijual hanya seharga Rp50 ribu, dari harga normal Rp150 ribu karena telah mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp100 ribu.
“Pembelian dilakukan menggunakan kupon yang dibagikan melalui pihak kecamatan atau kelurahan. Ini untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan pembelian,” jelas Johny.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang akhir tahun.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post