PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa program transmigrasi yang berjalan di daerah ini akan diprioritaskan bagi masyarakat lokal. Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa tidak ada lagi program transmigrasi dari luar daerah.
“Terkait transmigrasi, sudah kan bahwa adanya hanya transmigrasi lokal di sini,” ujarnya, Rabu 13 Agustus 2025. Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, menambahkan bahwa keputusan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menghentikan masuknya transmigran dari luar Kalteng ke Kalteng.
“Kita dukung. Keputusan itu dilaksanakan oleh pusat. Kalau memang memberikan nilai manfaat, ya dilanjutkan. Kalau tidak, untuk apa diteruskan,” tegasnya. Menurut Edy, kebijakan ini membuka peluang lebih besar bagi warga setempat untuk berperan dalam pembangunan.
“Sekali lagi, kita menerapkan falsafah huma betang: di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita sangat menghargai itu,” ujarnya. Dia menegaskan bahwa visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Kalteng adalah mengangkat harkat dan martabat masyarakat setempat, sekaligus memberdayakan mereka agar aktif mengisi pembangunan di Bumi Tambun Bungai.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post