BANJARBARU — Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kedatangan 422 jemaah haji Kloter BDJ 004 asal Kalimantan Tengah di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat malam 20 Juni 2025.
Raut bahagia terpancar dari wajah para jemaah yang berasal dari Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Selatan, dan Murung Raya saat turun dari pesawat. Mereka langsung diarahkan ke bus untuk menuju Asrama Haji Banjarmasin guna menjalani proses selanjutnya.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin H Muhammad Tambrin, Plt Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H Hasan Basri, Kabag TU H Amruddin, Kepala Kankemenag Palangka Raya H Muhidin Arifin, Ka Kankemenag Murung Raya H Marzuki Rahman, serta sejumlah pejabat daerah lainnya seperti Wakil Wali Kota Palangka Raya Ahmad Zaini dan Kabag Kesra Pemprov Kalteng Mohammad Ridho.
Ketua PPIH BDJ, H Muhammad Tambrin menyampaikan selamat datang dan mendoakan agar para jemaah mendapat haji yang mabrur. “Semoga Allah menjadikan hajinya sebagai haji yang mabrur, penuh berkah dan pengampunan dosa,” ujarnya.
Tambrin mengungkapkan bahwa jumlah jemaah saat keberangkatan dari Embarkasi Banjarmasin adalah 423 orang, namun saat kembali hanya 422 orang karena satu jemaah, Acil Suhud Yusuf (81 tahun) asal Tabalong, wafat di Tanah Suci. Secara keseluruhan, hingga saat ini jumlah jemaah haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat mencapai enam orang.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H Hasan Basri, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses penyelenggaraan haji. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian penerimaan Jemaah Haji Kloter BDJ 004 berjalan dengan baik dan lancar. Jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan dokumen terlebih dahulu di Asrama Haji sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, dari keberangkatan hingga proses pemulangan,” tandasnya.
Hasan juga berharap agar para jemaah menjaga kemabruran hajinya. “Kebaikan setelah haji adalah tanda kemabruran. Semoga ini membawa manfaat tidak hanya bagi diri jemaah, tapi juga bagi lingkungan dan daerahnya,” pungkasnya.
Menurut laporan petugas, jemaah Kloter BDJ 004 diterbangkan menggunakan Lion Air JT3115Y dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pukul 05.00 WAS, dan tiba di Banjarbaru pukul 23.05 WITA. Sebelumnya, jemaah diberangkatkan dari pemondokan Hotel 612 Albraj Albow di Mekkah pukul 21.20 WAS.
Petugas Kloter terdiri dari Ketua Kloter H Gunawan, Pembimbing Ibadah H Tuaini Ismail, Dokter dr Mohammad Hosnan Soleh, Perawat Ns Belrie Mangak Nyuan, serta tim pelayanan umum dan kesehatan lainnya.
Dari segi kesehatan, terdapat 167 jemaah dengan risiko tinggi (risti) ringan, 58 risti sedang, 60 risti berat, dan satu orang risti perlu perhatian khusus karena mengalami stroke saat penerbangan. Penyakit terbanyak yang dialami jemaah adalah ISPA, disusul pneumonia.
Jumlah jemaah di bawah usia 60 tahun tercatat sebanyak 284 orang, dan 138 orang berusia di atas 60 tahun. Seluruh jemaah kini menjalani masa pemulihan dan pemeriksaan lanjutan sebelum kembali ke daerah masing-masing.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post