PALANGKA RAYA – Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jemaah haji asal Kalimantan Tengah bersiap kembali ke Tanah Air. Kepulangan jemaah terbagi dalam beberapa kloter yang dijadwalkan tiba di Bandara Syamsuddinnoor Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai 18 hingga 24 Juni 2025.
Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. Hasan Basri, menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah haji tahun 1446 H/2025 Masehi akan berlangsung secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Kepulangan jemaah haji asal Kalimantan Tengah dijadwalkan berlangsung dalam empat kloter, masing-masing dengan jumlah 423 orang.
Kloter pertama, BDJ 3, yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Barat, akan tiba di Bandara Syamsuddinnoor Banjarbaru pada Rabu, 18 Juni 2025 pukul 23.05 WITA. Kloter ini mencakup 3 petugas kloter, 3 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 1 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Selanjutnya, Kloter BDJ 4 yang membawa jemaah dari Barito Selatan, Murung Raya, dan Kota Palangka Raya dijadwalkan tiba pada Jumat, 20 Juni 2025 pukul 23.00 WITA, juga dengan jumlah 423 orang termasuk 3 petugas kloter dan 5 PHD. Kloter BDJ 5 yang akan mendarat pada Ahad, 22 Juni 2025 pukul 23.00 WITA terdiri dari jemaah asal Barito Timur, Kapuas, Barito Utara, Seruyan, Katingan, dan Lamandau, didampingi oleh 3 petugas kloter dan 3 PHD.
Terakhir, Kloter BDJ 6 yang mencakup jemaah dari Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Sukamara, Gunung Mas, serta sebagian dari Barito Utara, Barito Timur, Kota Palangka Raya, dan Kalimantan Selatan dijadwalkan tiba pada Selasa, 24 Juni 2025 pukul 23.00 WITA, dengan pendamping 4 petugas kloter, 4 PHD, dan 1 pembimbing KBIHU. Setibanya di Tanah Air, para jemaah akan diarahkan ke Asrama Haji Banjarmasin untuk beristirahat sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing oleh pemerintah kabupaten/kota.
“Acara penyambutan akan dibuat singkat. Jemaah bisa langsung menikmati kuliner khas daerah seperti soto banjar dan sate banjar sebagai pelepas rindu pada masakan kampung halaman,” ujar H. Hasan Basri, Jumat 13 Juni 2025. Dia juga mengimbau keluarga jemaah untuk tidak datang ke Asrama Haji Banjarmasin, melainkan cukup menyambut di daerah masing-masing demi menjaga ketertiban dan kelancaran proses pemulangan.
“Warga dipersilakan menyambut kedatangan jemaah, namun tetap memperhatikan kelancaran dan keamanan proses pemulangan ini,” tambahnya. Sebagai penutup, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kepulangan jemaah haji Kalimantan Tengah, termasuk PPIH dan pemerintah daerah.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post