SAMPIT – Turnamen sepak bola terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), HNR Cup I 2025, tinggal menghitung hari. Menjelang pembukaan yang akan digelar pada 14 Juni 2025 mendatang, Bupati Kotim Halikinnor turun langsung meninjau kesiapan lokasi di Stadion 29 November Sampit, Kamis 12 Juni 2025 sore.
Didampingi para pejabat dan panitia pelaksana, orang nomor satu di Kotim ini mengecek langsung seluruh kesiapan teknis mulai dari kondisi lapangan, sarana pendukung, hingga kesiapan petugas pengamanan dan medis. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kemajuan sepak bola di Bumi Habaring Hurung.
“Saya siap mendukung penuh demi kemajuan sepak bola Kotim. Turnamen ini juga bisa menjadi ajang pemanasan dan seleksi untuk menghadapi Porprov ke depan,” ujar Halikinnor saat berdialog dengan panitia.
Dalam kunjungannya, Halikinnor tampak didampingi sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Kotim, antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) , Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP), Kadispora, Camat Cempaga Hulu, hingga Lurah Baamang Barat. Di sisi panitia, hadir Ketua Komunitas Sampit All Star Ahmad Bashudin, Owner Ardina FC Ardiansyah (akrab disapa Bos Caca), Juru Bicara Panitia Adi Wahyudi (Bray 57), Koordinator Pertandingan Indra Jaya (Andut), serta jajaran panitia lainnya.
Turnamen HNR Cup I tahun ini mencetak sejarah baru, 64 tim dari Kotim, Kobar, hingga Seruyan mendaftarkan diri. Beberapa di antaranya bahkan diketahui menghadirkan pemain profesional dari Liga 1, Liga 2, hingga eks Timnas Indonesia.
Total hadiah senilai Rp55 juta telah disiapkan oleh panitia, termasuk trofi, piagam penghargaan, dan medali berstandar nasional. Sistem pertandingan menggunakan format knock-out selama 32 hari penuh di Stadion 29 November Sampit.
“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana persatuan, hiburan rakyat, dan wadah bagi para pemain muda lokal untuk unjuk gigi,” kata Adi Wahyudi, jubir panitia turnamen.
Panitia memastikan seluruh persiapan telah mencapai 95 persen dan dipastikan rampung 100 persen pada hari H. Rumput stadion telah dipangkas rapi, venue dipercantik dengan nuansa meriah, dan tribun dibersihkan serta ditata ulang agar nyaman bagi penonton.
Halikinnor secara langsung mengapresiasi kerja keras panitia dan menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah adalah bentuk nyata dukungan terhadap geliat olahraga rakyat.
“Stadionnya sudah sangat siap. Ini ajang luar biasa. Turnamen semacam ini bisa menjadi inspirasi anak-anak muda kita bahwa dari lapangan kecil pun, mimpi besar bisa tumbuh,” ujar Bupati.
HNR Cup I merupakan inisiatif Komunitas Sampit All Star yang digawangi oleh tokoh-tokoh sepak bola lokal dengan semangat luar biasa. Dengan antusiasme tinggi, ajang ini berhasil menarik minat klub-klub luar daerah hingga pemain profesional.
“Turnamen ini kami rancang dengan standar tinggi. Dari wasit, pengamanan, tim medis, hingga suasana pertandingan akan kami buat sekelas turnamen nasional,” tegas Koordinator Pertandingan, Indra Jaya.
Turnamen ini bukan sekadar olahraga, melainkan momentum kebangkitan sepak bola Kotim. Di balik deru sorakan, ada semangat membangun karakter, kerja tim, dan semangat juang. Di balik setiap gol, ada impian anak-anak kampung yang ingin bersanding dengan pemain liga.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post