PALANGKA RAYA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah (Disbudpar Kalteng) memberikan dukungan penuh kepada Ahsan Nadia Ramadhana, Puteri Indonesia Kalimantan Tengah 2025, yang akan mewakili daerahnya dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia tingkat nasional di Jakarta.
Sebelum bertolak ke Jakarta, Nadia melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, didampingi oleh Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar Nadia dapat mempromosikan pariwisata dan budaya Kalimantan Tengah serta menjunjung tinggi semangat Isen Mulang dan filosofi Huma Betang dalam setiap langkahnya.
“Bawalah semangat dan jati diri Kalimantan Tengah ke pentas nasional. Promosikan budaya kita dengan kebanggaan,” pesan Gubernur Agustiar. Pada hari keberangkatannya, Nadia juga mendapat dukungan langsung dari Ketua TP-PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, yang menyampaikan semangat dan doa agar Nadia bisa tampil membanggakan di ajang nasional tersebut.
Nadia sendiri mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang telah diterimanya dari berbagai pihak dan memohon doa restu dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. “Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kalteng agar dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Nadia.
Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari, berharap keikutsertaan Nadia menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan serta kekayaan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas. “Saya percaya Nadia akan membawa citra positif sebagai Puteri Kalimantan Tengah yang berbudaya, cerdas, peduli lingkungan, dan siap bersaing di tingkat nasional,” ucap Adiah.
Dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2025, Nadia mengusung kampanye advokasi bertajuk #StandForTheTrees, yang fokus pada konservasi hutan, pelestarian orang utan, dan edukasi sistem agroforestri. Melalui kampanye ini, ia ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan masa depan bumi.
Nadia dijadwalkan mengikuti pra-karantina bersama finalis dari provinsi lain pada 15–23 April 2025, dilanjutkan dengan karantina resmi pada 24 April, dan malam final pada 2 Mei 2025. Keikutsertaannya tidak hanya sebagai representasi daerah, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi generasi muda Kalimantan Tengah untuk terus berkarya, percaya diri, dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada dunia.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post