PALANGKA RAYA – Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mengingatkan pentingnya pengendalian harga cabai rawit sebagai salah satu komoditas yang perlu perhatian khusus di Kalimantan Tengah (Kalteng). Ia menekankan pentingnya langkah untuk menekan harga cabai rawit agar tidak melonjak terlalu tinggi.
“Kita harus menekan agar harga cabai rawit kita tidak naik terlalu tinggi. Nanti Dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan bisa mulai menjalankan program pembagian bibit cabai rawit gratis, seperti tahun-tahun lalu,” ujar Yuas Elko, Rabu 5 Maret 2025.
Selain itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, melaporkan bahwa pada bulan Februari 2025, harga beberapa komoditas seperti telur ayam ras, daging ayam ras, dan bawang merah mengalami penurunan harga. Namun, Amalia juga menyampaikan bahwa ada kenaikan harga pada beberapa komoditas lainnya.
“Tiga komoditas yang harus menjadi perhatian kita adalah bawang putih, minyak goreng, gula pasir, dan cabai merah, di mana ketiga komoditas tersebut mengalami kenaikan harga di sebagian besar kabupaten/kota,” kata Amalia. Pemerintah Provinsi Kalteng akan terus memantau pergerakan harga komoditas penting ini dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil di wilayah tersebut.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post