Gubernur Sugianto Sabran Tegaskan Komitmen Pertahankan Program Food Estate di Kalteng

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menanggapi isu mengenai dugaan alih fungsi lahan dalam program strategis nasional food estate yang diduga telah berubah menjadi perkebunan sawit di Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas. 

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sugianto Sabran menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng tetap berkomitmen pada tujuan utama program food estate, yaitu untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui pengoptimalan lahan pertanian yang produktif.

Baca juga berita lainnya

“Pemerintah telah memastikan bahwa luas baku sawah (LBS) yang telah ditetapkan dalam program ini akan tetap dipertahankan sesuai ketentuan. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga ketahanan pangan dan mempertahankan produksi pangan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Sugianto Sabran, Selasa (12/11).

Gubernur juga menanggapi adanya indikasi alih fungsi lahan, dengan menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng akan melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap setiap proses alih fungsi lahan yang terjadi. 

“Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap perubahan peruntukan lahan mengikuti regulasi yang berlaku dan tidak mengurangi area yang telah diidentifikasi sebagai lahan baku sawah,” tegasnya.

Sugianto Sabran, yang menjabat sebagai gubernur dua periode, menekankan pentingnya koordinasi dan dukungan dari seluruh pihak terkait untuk memastikan bahwa program food estate berjalan sesuai dengan visi ketahanan pangan nasional. 

Ia juga menambahkan bahwa ke depannya, pemerintah akan meningkatkan pemantauan lapangan untuk memastikan bahwa program ini memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan sesuai dengan kebijakan tata guna lahan yang berlaku.

Gubernur Sugianto berharap dapat memberikan kejelasan mengenai isu alih fungsi lahan yang beredar. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, menurutnya, tetap berkomitmen untuk mempertahankan luas baku sawah yang ada dan memastikan bahwa setiap perubahan lahan diawasi dengan ketat, agar tujuan ketahanan pangan nasional dapat tercapai dengan optimal.

(vi/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • 18/317-000-he5n-rta-num="0 D NyaJtiwaw. Aakukae>4">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    9.17fr%20Siswa%20saat%20Bulan%20Ramadhan%20via%20%40matakalteng&url=https%3A%2F%2Fwww.matakalteng.com-sharoneB,2Fper/2025/03/kim-nyjtiwaw.faakukae>182F02%2F27%2Fini-jadwal-libur-siswa-saat-bulan-ramadhan" class="jeg_share_fb">Share
  • Kunjuitaantik-se,3-term TNIa-dan-stLseds/wwai-pai-dan Lang-hrta-numGarudatim"Kesadaran Warga Jadi Sorotbun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    9.17fr%20Siswa%20saat%20Bulan%20Ramadhan%20via%20%40matakalteng&url=https%3A%2F%2Fwww.matakalteng.com-sharoneB,dneBkunjuitasalteng.cakalm-tnimantan-t-seds/wwwtengi-dan-llegisr/2025/garudasabraesadar2F02%2F27%2Fini-jadwal-libur-siswa-saat-bulan-ramadhan" class="jeg_share_fb">Share
  • PT HMBPtan-dn-jalanan-selaDide>

    9.17fr%20Siswa%20saat%20Bulan%20Ramadhan%20via%20%40matakalteng&url=https%3A%2omments" data-hrmatakaltenglten19a%20t-hmbp/daer>Share
    ns

    -mobiock4dget wor-t> setdamkrot{"e":"headinpe":"headin":"i Soric"}ipurna Ke 5