PALANGKA RAYA – Rumah Sakit Doris Sylvanus adalah rumah sakit terbesar di wilayah Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi bangunan RSUD Doris Sylvanus diketahui sudah tidak layak lagi. Oleh karena itu, pemerintah setempat berencana untuk memindahkan rumah sakit tersebut ke lokasi yang baru.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, pemindahan rumah sakit ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah karena tata letak bangunan yang tidak bagus sehingga menyebabkan boros tenaga dan kebutuhan pegawai yang berlebih.
“Dalam kondisi saat ini, misalnya, dibutuhkan sekitar 50 security satpam, namun jika bangunan bisa disatukan, kebutuhannya hanya sekitar 10 saja. Hal ini akan menghasilkan penghematan biaya belanja dan meningkatkan efisiensi rumah sakit tersebut, ujar pria yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur RSUD Doris Sylvanus, Minggu 20 Oktober 2024.
Selain itu, sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Doris Sylvanus hanya menerima rujukan dari rumah sakit lain, sehingga jarak yang jauh sebenarnya bukanlah hal yang menjadi masalah. Si yuti juga menekankan bahwa dalam hal ini RSUD Doris Sylvanus merupakan rumah sakit rujukan yang pada dasarnya hanya menerima rujukan dari rumah sakit lain.
Kewajiban Rumah Sakit lain itu mengantar pakai ambulans ke tujuan kan begitu aturannya kecuali yang mungkin rawat jalan tapi saya pikir kalau layanan bagus. “Dan menjadi kewajiban RS lain untuk mengantar pasien menggunakan ambulans ke tujuan kan begitu aturannya kecuali yang mungkin rawat jalan,” katanya. Dia juga menambahkan jika pelayanan rumah sakit tersebut bagus maka masyarakat pun tidak ragu untuk mendatanginya, apalagi jaraknya hanya dua puluhan kilometer.
Terbukti dari banyaknya masyarakat yang berobat ke Penang dan Singapura secara jarak lebih jauh karena mengetahui bahwa layanan Rumah sakit tersebut bagus. Sedangkan dari sisi pembangunan fisik Suyuti mengungkapkan, proyek ini rencananya akan dimulai pada bulan Desember dengan melibatkan tim dari dinas kesehatan untuk desain dan teknik bangunan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR.
Meskipun beberapa warga mungkin bertanya-tanya mengapa RSUD Dori Sylvanus harus dipindahkan ke lokasi yang jauh, namun pemindahan tersebut merupakan upaya untuk merenovasi rumah sakit dan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Belum ada informasi pasti mengenai rencana use case baru untuk bangunan tersebut namun pemindahan rumah sakit tersebut menjadi solusi yang tepat untuk melestarikan fungsi pentingnya sebagai rumah sakit rujukan.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post