PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta bantuan peralatan dan logistik untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir di Kabupaten Murung Raya. Pengiriman bantuan dilakukan di Halaman Kantor Gubernur setempat, Minggu, 20 Oktober 2024.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Katma F Dirun, menyatakan bahwa TRC berangkat dengan membawa berbagai peralatan, termasuk perahu boat, tenda pengungsian, dapur umum, dan tenda pembatas. “Bantuan ini sebagai komitmen Pemprov untuk selalu hadir saat musibah melanda masyarakat,” tuturnya.
Katma menambahkan, sebanyak 6 Kecamatan dan 33 Kelurahan di Murung Raya terpengaruh banjir, juga termasuk beberapa kecamatan di Barito Utara dan Pulang Pisau. Ia mengungkapkan, sesuai arahan Gubernur, TRC diberangkatkan untuk memberikan bantuan secepatnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Ahmad Toyib, menjelaskan bahwa bantuan yang dikirimkan mencakup 1.000 paket sembako. Paket ini ditujukan untuk mendukung dapur umum serta langsung disalurkan kepada korban bencana.
“TRC sedang melakukan analisa di lapangan untuk mengetahui titik-titik yang paling membutuhkan bantuan. Setelah itu, tim tambahan akan diturunkan dengan membawa logistik lebih besar sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Murung Raya, Hermon, melalui sambungan telepon, melaporkan bahwa kondisi air di Muara Joloi mengalami penurunan sekitar satu meter. Ia menyebutkan bahwa jika hujan tidak turun, tren air akan terus menurun, tetapi hujan dapat menyebabkan kembali naiknya permukaan air, seperti yang terjadi sebelumnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat terdampak banjir dapat segera memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk pemulihan. Dari data yang dihimpun media ini awal banjir terjadi pada 15 Oktober hingga 19 Oktober 2024. Saat 5 hari banjir, air mencapai ketinggian 8,95 meter.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post