PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng telah mengeluarkan kebijakan baru untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan siswa di wilayah tersebut.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan kepastian tempat tinggal bagi guru dan kemudahan dalam mencapai pendidikan bagi siswa.
Beberapa program bantuan yang diluncurkan oleh Disdik Kalteng meliputi program 5000 Rumah Guru Berkah, yang memberikan perhatian khusus bagi guru melalui program bantuan uang muka (DP) rumah sebesar 10 juta rupiah sehingga DP menjadi 0%, dan tanpa biaya administrasi.
Selain itu, kenaikan gaji bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) juga telah dilakukan dengan gaji naik dari Rp. 1.500.000,00 menjadi Rp. 2.450.000,00 untuk GTT dan dari Rp. 750.000,00 menjadi Rp. 1.750.000,00 untuk PTT.
Siswa juga mendapatkan banyak bantuan dari Disdik Kalteng dalam mencapai pendidikan, seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gratis bagi calon siswa SMA, Asesmen Minat dan Bakat (AMB) gratis untuk 20 ribu siswa kelas X, try out UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) gratis untuk 30.700 siswa kelas XII dan kuota sebanyak 10.000 kuliah gratis bagi siswa kelas XII yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Untuk siswa SMK, Disdik Kalteng memberikan sertifikasi melalui Sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) agar mereka lebih siap memasuki dunia kerja.
Program bantuan ini menunjukkan komitmen dan dedikasi Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan pendidik dan siswa.
“Program-program ini dirancang untuk menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, Kamis, 19 September 2024.
Dalam setiap kesempatan, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menegaskan komitmennya dalam peningkatan SDM melalui sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah investasi untuk masa depan bangsa dan melalui pendidikan akan mampu melahirkan generasi unggul yang mampu menjawab tantangan era global yang sangat kompetitif.
Disdik Kalteng juga mencatatkan bahwa mereka sedang melakukan pemerataan digitalisasi pembelajaran secara bertahap dengan penyediaan 1.238 papan tulis interaktif dan 156 TV interaktif sehingga pembelajaran dapat lebih optimal.
Program-program bantuan yang dijalankan Disdik Kalteng diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik di Kalimantan Tengah. Semoga, semakin banyak program-program bantuan semacam ini yang dapat dilakukan di seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan rakyatnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post