YOGYAKARTA – Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumatera Utara (Sumut), masing-masing tim tiap cabor tengah melakukan persiapan. Salah satunya adalah tim sepeda Kalimantan Tengah (Kalteng), yang telah menyatakan fokus pada peningkatan kemampuan tanjakan bagi atlet mereka.
Tim sepeda Kalteng berusaha untuk mempersiapkan atlet-atletnya agar siap menghadapi rute yang penuh tantangan di Deli Serdang, tempat di mana balap sepeda akan diadakan. Hardianto Abednego, pengurus Pengprov ISSI Kalteng dan anggota resmi tim PON mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan atletnya latihan dan treatment yang sesuai.
“Saat ini, tim sepeda Kalteng banyak melatih menanjak di Kaliurang, gunung Merapi, dan kemungkinan nanti di Gunung Kidul. Mereka berusaha menyesuaikan dengan track yang ada di Medan yang akan menampilkan banyak tanjakan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 18 Juli 2024.
Meskipun menghadapi kendala selama pemusatan latihan, tim sepeda Kalteng tetap optimis untuk tampil maksimal dan meraih medali emas serta perak seperti yang mereka targetkan awalnya. Abednego, menegaskan bahwa meskipun ada atlet yang tidak dapat berpartisipasi karena harus mengikuti pendidikan bintara Polisi, tim sepeda Kalteng telah menyiapkan atlet pengganti dan akan melakukan persiapan untuk mencapai target awal.
“Kalau kita melihat prestasi beberapa waktu lalu, kedua anak ini mendapatkan perak dan perunggu ya. Harapan kita mudah-mudahan bisa meningkat ke emas lagi,” imbuhnya.
Dua atlet sepeda Kalteng yang lolos PON, Sigit Rahmatdani dan Dandy Orlen Jr. Ponpalilu, menyatakan siap untuk tampil maksimal demi mengharumkan nama Kalteng di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara (Sumut).
“Kami siap tampil maksimal dan berusaha untuk meraih medali di PON nanti demi nama Kalimantan Tengah,” ujar Dandy.
Tim monitoring dan evaluasi (Monev) Satuan Tugas (Satgas) Pelatprov KONI Kalteng juga menyatakan bahwa para atlet sepeda dalam kondisi baik dan terus melaksanakan program latihan dari pelatih.
“Semua atlet dalam kondisi baik dan terus melakukan latihan terus setiap hari, terutama jalur tanjakan,” kata Tantawi Jauhari, Koordinator tim monitoring.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post