PALANGKA RAYA – Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar sosialisasi dalam upaya memperkuat karakter kebhinekaan dan sikap toleransi di kalangan pelajar.
Acara yang berlangsung di SMK YPSEI Palangka Raya ini diikuti oleh 30 siswa-siswi serta sejumlah guru dengan antusiasme tinggi, Kamis, 18 Juli 2024.
Kegiatan yang menjadi bagian dari pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendidik para pelajar tentang pentingnya kebhinekaan global dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah SMK YPSEI, Dra. Rantian, M.Si membuka acara dengan pesan-pesan penting yang menggugah semangat peserta untuk menghadapi tantangan keberagaman dengan sikap positif.
Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Prof.Dr. Eddy Lion diwakili Triyani, S.Pd.,M.Pd selaku Koordinator kegiatan, menekankan bahwa penguatan karakter kebhinekaan dan pengembangan sikap toleransi di kalangan pelajar adalah hal yang krusial.
“Generasi muda perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebhinekaan dan mampu menerapkan sikap toleransi dalam setiap aspek kehidupan mereka,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Firman, S.H.,M.H sebagai pemateri utama, memberikan pemaparan yang kaya tentang pemahaman multikultural, peran penting generasi muda dalam menjaga persatuan, serta strategi-strategi efektif untuk mengembangkan sikap toleransi di lingkungan sekolah.
Materi yang disampaikan Firman diharapkan dapat membuka wawasan dan menginspirasi para pelajar untuk menjadi agen perdamaian dan persatuan di masa depan.
“Generasi muda adalah kunci masa depan yang lebih baik, jika generasi muda kita bekali dengan makna kebhinekaan dan sikap toleransi yang sesungguhnya, maka bukan tidak mungkin kita mampu mewujudkan Indonesia Emas,” kata Firman.
Dalam materinya, ia juga menyebutkan bahwa sikap toleransi sangat erat kaitannya dengan keberagaman suku, ras agama dan budaya yang ada di Indonesia, khususnya di Bumi Tambun Bungai.
“Sikap toleransi harus ditanamkan sejak dini, itu sebagai pondasi untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman kita. Generasi muda juga perlu memaknai dalam keseharaiannya bagaimana penerapan Falsafah Huma Betang yang menjadi landasan kokoh di tengah kemajemukan masyarakat,” ungkapnya.
Acara sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan diskusi yang semakin memperkaya pemahaman peserta tentang kebhinekaan dan sikap toleransi.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa-siswi SMK YPSEI Palangka Raya menjadi generasi muda yang tangguh dan berjiwa toleran.
Dengan adanya inisiatif seperti ini, Prodi PPKN UPR dan SMK YPSEI Palangka Raya bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan berkarakter.
(rzl/matakalteng)














