PALANGKA RAYA – Di tengah kondisi keamanan yang masih terjaga baik, beberapa pihak mungkin masih bertanya-tanya mengapa edukasi dan sosialisasi bela negara masih diangkat sebagai topik penting dalam pemerintahan dan masyarakat kita. Namun sebenarnya, semangat nasionalisme dan patriotisme menjadi kunci bagi keutuhan negara, terlepas dari kondisi keamanan yang ada.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Forum Bela Negara (FBN) Kota Palangka Raya, Mambang I Tubil mengatakan bela negara sebenarnya tidak lain merupakan wujud nyata dari rasa cinta terhadap tanah air.
“Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh setiap warga negara untuk menerapkan semangat bela negara, seperti tekun belajar, sikap tolong-menolong, memerangi narkoba, serta membantu pemerintah dalam berbagai bidang,” ujar Mambang, Kamis 9 Mei 2024.
Ia menambahkan, pada hakikatnya, kesadaran bela negara datang dari hati nurani, perilaku, dan sikap individu masing-masing. Terlebih di era teknologi saat ini, di mana berbagai ancaman bisa muncul dari berbagai bidang, seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga pertahanan dan keamanan negara.
Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk terus memupuk kesadaran bela negara dan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat dan generasi penerus. Sebagai contoh, calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palangka Raya tahun 2024 bisa menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran bela negara di masyarakat.
“Dalam hal ini, generasi muda tidak hanya mencakup anggota Paskibraka semata, melainkan seluruh warga negara yang masih memiliki semangat patriotisme yang kuat,” lanjutnya.
Dalam membangun kesadaran bela negara di era saat ini, peran teknologi juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun teknologi bisa menjadi ancaman dalam banyak hal, namun jika digunakan dengan bijak dan bermanfaat, teknologi juga bisa menjadi salah satu alat untuk menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya semangat bela negara.
Dalam menjalankan tugasnya, anggota Paskibraka diharapkan bisa memberikan pesan tentang kebenaran, kejujuran, dan sportivitas dalam berbagai aktivitas sosial, budaya, maupun pemerintahan. Hal ini diharapkan bisa membantu masyarakat dan generasi penerus untuk tidak mudah terpengaruh oleh ancaman-ancaman yang ada.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post