PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Pratowo, menyatakan bahwa Kabupaten Pulang Pisau merupakan penyangga pasokan cadangan pangan terbesar kedua di Kalimantan Tengah. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi para petani di daerah tersebut untuk dapat meningkatkan produktivitas panen padi delapan hingga sepuluh ton per hektar Gabah Kering Panen (GKP).
Dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian, Edy Pratowo mengatakan bahwa peluang terbesar terjadi pada sektor agroindustri. Namun, teknologi penciptaan nilai tambah dan akses pasar sering kali dikuasai oleh usaha pengolahan hasil pertanian dari luar Kalimantan Tengah. “Untuk itu, diperlukan upaya untuk memutus rantai distribusi pemasaran gabah ke luar daerah dengan membangun unit pengolahan hasil beras di kawasan sentra padi,” ujar wagub, Kamis 4 April 2024.
