PALANGKA RAYA – Sepekan menjelang Imlek, salah satu kelenteng tua di Kota Palangka Raya yakni Vihara Avalokitesvara melakukan tradisi bersih-bersih rupang atau patung dewa. Belasan rupang dimandikan dan dibersihkan oleh umat secara gotong royong.
Puluhan orang terlihat memandikan dan membersihkan rupang atau patung dewa-dewi di Vihara Avalokitesvara. Mereka membersihkan patung dewa diantaranya Budha Gautama, Bodisatva Avalokitesvara/ Dewi Kwan im, Buddha Maitreya, dan Bodisatva Jambala.
Ketua Majelis Budhayana Indonesia, Aphin mengatakan kegiatan bersih-bersih rupang para dewa-dewi dilakukan untuk menyambut Imlek.
“Kegiatan ini telah menjadi rutinitas setiap tahunnya karena makna dari membersihkan rupang ini seperti kita membersihkan kekotoran batin yang ada pada diri kita sendiri,” sebut Aphin, Minggu 28 Januari 2024.
Aphin menambahkan ada belasan rupang dewa-dewi di Vihara Avalokitesvara yang dimandikan atau dibersihkan.
“Ada 13 rupang ini yang dibersihkan kali ini,” ungkapnya.
Proses pembersihan rupang sendiri dimulai dengan menggunakan air kembang yang dicampur dengan tujuh jenis bunga. Kemudian dilap dengan menggunakan cairan pembersih dan kain.
“Sebelum kegiatan membersihkan dimulai, kami biasanya memanjatkan doa-doa sebagai bentuk permohonan izin memulai kegiatan,” jelasnya.
Selain membersihkan rupang, rangkaian kegiatan menjelang Imlek biasanya dilakukan pemasangan pernak-pernik Imlek seperti lampion.
“Biasanya kalau membersihkan rupang dewa dalam satu hari selesai. Kalau besok membersihkan dinding-dinding (kelenteng) dan besok akan mengganti lampion,” kata Aphin.
Pelaksanaan Tahun Baru Imlek sendiri akan dilaksanakan pada 10 Februari 2024 mendatang. Pada tahun naga kayu ini umat mengharapkan perayaan Tahun Baru Imlek dapat membawa kedamaian khususnya bagi kondisi politik di Kalteng dan Indonesia umumnya.
(vi/matakalteng)




















Discussion about this post