PALANGKA RAYA – Provinsi Kalimantan Tengah ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Puncak Perayaan Paskah Nasional Tahun 2024, tepatnya di Kota Palangka Raya. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah ini dikenal sebagai tempat yang mampu menyelenggarakan berbagai perayaan keagamaan dengan baik. Selain itu, hal ini juga mencerminkan dukungan pemerintah daerah dalam mendukung dan menyambut baik berbagai perayaan keagamaan.
Plh. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kalteng Herson B. Aden mengungkapkan bahwa kepercayaan tersebut harus benar-benar dijalankan sebaik-baiknya dengan mempersiapkan rangkaian acara Puncak Perayaan Paskah Nasional dengan serius dan matang.
“Acara ini bahkan direncanakan akan mengundang Bapak Presiden RI,” bebernya, Jumat, 19 Januari 2024.
Dalam persiapan acara ini, ia menekankan pentingnya sinergi dan kerjasama antara panitia dengan semua elemen di Kalimantan Tengah sehingga seluruh tugas dan kegiatan terlaksana dengan lancar dan sukses. Herson berharap bahwa Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila akan menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan menyambut hangat seluruh peserta dari seluruh penjuru tanah air. Hal ini akan memberikan kehormatan dan kebanggaan bagi wilayah tersebut.
“Kita sebagai warga negara dapat mendukung keberhasilan acara ini dengan turut berpartisipasi dan membantu panitia dalam pelaksanaannya. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, panitia, dan masyarakat, acara Puncak Perayaan Paskah Nasional Tahun 2024 di Kota Palangka Raya akan berjalan sukses dan suatu pengalaman yang tidak terlupakan. Mari bersama-sama menjaga keharuman nama Kalimantan Tengah di kancah nasional dan internasional,” imbaunya.
Sebelumnya pada Pelantikan Panitia Paskah Nasional Tahun 2024, Ketua PGLII (Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia) Kalteng sekaligus Panitia Pdt. Maruba Rajagukguk menjelaskan bahwa pelantikan Panitia Perayaan Paskah Nasional ini seyogyanya dilaksanakan pada bulan November 2023 yang lalu, namun karena berbagai keterbatasan maka diundur dan dilaksanakan pada hari ini.
Selanjutnya ia menyebut, bahwa Perayaan Paskah Nasional Tahun 2024 ini direncanakan akan dilaksanakan di lapangan, dengan dua alternatif yaitu outdoor atau indoor. Namun tetap melihat kondisi setelah Pilpres, semoga suasana di Indonesia terutama di Palangka Raya tidak ada dampak serius untuk mengganggu kondusifitas di Kalteng. Sehingga acara akbar perayaan yang menggerakan banyak massa tidak akan terganggu.
“Untuk itu kami sangat mengharapkan bantuan dan dukungan terutama Pemerintah Prov. Kalteng, dalam pemakaian gedung atau tempat supaya ijin-ijin yang diperlukan dapat dibantu, sehingga kita bersama-sama bisa melaksanakan kegiatan ini dengan maksimal” sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PGLII Pusat Pdt. Ronny Mandang dalam sambutan singkatnya mengungkapkan, bahwa kegiatan Paskah Nasional ini sudah dua kali diselenggarakan yaitu tahun 2022 diselenggarkan di Talaud Hostnya PGI dan Tahun 2023 di Kota Manokwari Papua Barat dengan Hostnya adalah PGPI, sedangkan tahun 2024 diselenggarakan di Palangka Raya sebagai Host adalah PGLII.
“Setiap ada kegiatan yang bersifat nasional akan bergiliran, dan tahun depan digilir lagi bergantian pada ARAS yang lain. Kami bersyukur dan berterima kasih atas perhatian, dukungan dan kerjasama semua pihak, sehingga pada akhir Maret nanti akan diselenggarakan Paskah Nasional Tahun 2024,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post