PALANGKA RAYA – Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, H. Nuryakin melakukan monitoring pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu 31 Oktober 2021.
Dari 32 titik vaksinasi Pj. Sekretaris Daerah Kalteng H. Nuryakin yang didampingi Direktur RSUD Doris Sylvanus Yayu Indriaty dan pejabat terkait setempat mengunjungi langsung vaksinasi yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit, SMA 3 Sampit, Masjid Syuhada dan Café Terapung.
“Antusias masyarakat dalam mengikuti vaksin sangat luar biasa, bahkan saya melihat di beberapa titik melampaui target sasaran vaksin. Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin Covid-19 kian meningkat,” ungkap Pj. Sekda Nuryakin di sela-sela peninjauan.
Nuryakin mengapresiasi upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan dengan menggunakan berbagai metode. Seperti Taman Kota Sampit yang melaksanakan vaksinasi secara Drive thru yang dilaksanakan oleh Laboraturium Kesehatan Provinsi dan Polres Kotim.
“Bapak Gubernur menekankan dalam percepatan vaksinasi, kesadaran masyarakat sangat penting, namun perlu juga upaya-upaya yang luar biasa dari kita dalam mengejar target vaksinasi, agar kekebalan komunal segera tercipta” tutur Nuryakin saat berada di Taman Kota Sampit. Terkait dengan melandai nya kasus Covid-19 di Kalteng Nuryakin mengingatkan agar masyarakat jangan lengah serta lalai dalam melaksanakan protokol kesehatan.
“Kita lihat pemberitaan di media, ada negara-negara yang sedang menghadapi gelombang ke 3. Maka dari itu jangan sedikitpun kita lalai dan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Covid masih mengintai dan berada di sekitar kita, kapanpun dan dimanapun kita masih berpotensi terpapar. Pesan bapak Gubernur kita, hanya ada dua kunci mengakhiri Covid-19 ini, taat protokol kesehatan dan vaksinasi,” tegas Nuryakin.
Diketahui pada percepatan vaksinasi di Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 9.106 orang telah menerima vaksin dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari , yaitu tanggal 30 dan 31 Oktober 2021. Adapun sasaran vaksin adalah masyarakat umum dan pelajar yang dilaksanakan di 32 tempat, diantaranya dilakasanakan di desa maupun rumah sakit, puskesmas, rumah ibadah hingga Cafe Terapung.
Dikesempatan yang sama, Nuryakin juga mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di Cafe Terapung Sampit, karena merupakan suatu inovasi dan kreatif. “Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di Cafe Terapung merupakan hal yang baru dan unik. Masyarakat yang mengikuti vaksin juga dapat menikmati suasana lain, dan tidak terasa bahwa kegiatan ini adalah vaksinasi,” ucapnya.

Dia berharap agar kabupaten kota lain dapat meniru atau menghadirkan ide-ide kreatif lainnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan suasana baru dalam pelaksanaan vaksinasi, karena selama ini Covid-19 telah merubah suasana nyaman menjadi suasana yang mencekam.
“Silahkan Kabupaten /Kota mengembangkan kreatifitas seperti halnya di Sampit ini, tidak selalu pelaksanaan vaksin dikaitkan dengan Puskesmas dan Rumah sakit, halaman kantor ataupun aula, ciptakan suasana baru yang lebih fresh dan menyenangkan, dengan demikian ketertarikan masyarakat untuk divaksin kian meningkat,” imbau Nuryakin.
Pada pelaksanaan itu, sebanyak 78 orang penerima vaksin mengikuti dengan antusias, dan diantara warga mengaku sangat senang, karena disamping divaksin, juga dapat menikmati suasana lain, sembari menikmati indahnya sungai mentaya. Sedangkan petugas vaksin merupakan kerjasama antar lintas sektoral, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, serta TNI dan Polri yang telah bersinergi dengan baik dalam melaksanakan vaksinasi.
Untuk diketahui percepatan vaksinasi yang ditargetkan tanggal 30 dan 31 Oktober 2021 sebanyak 31.500 orang dan 22.500 orang tahap berikutnya , sehingga total target dalam waktu dekat sebanyak 54.000 orang untuk seluruh Kabupaten dan Kota di Kalteng.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post