PALANGKA RAYA – Untuk mendorong pembangunan pariwisata di Kalimantan Tengah (Kalteng), Anggota Komisi X DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Asdi Narang mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk memetakan potensi destinasi pariwisata di daerah ini.
Hal ini disampaikan Asdi dalam sambutannya, saat membuka bimbingan teknis (Bimtek) singkronisasi promosi pariwisata di pasar Eropa, yang dilaksanakan oleh asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV Kementerian Pariwisata (Kemenpar), di M Bahalap, Palangka Raya, Kamis 5 September 2019.
Dalam sambutannya yang dibacakan Anggota DPRD Kalteng dari fraksi PDI Perjuangan Ina Prayawati kemarin, Asdy mengatakan, pembangunan kepariwisataan nasional sesuai Undang-Undang nomor 10/2009 meliputi destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan pariwisata.
Pemetaan potensi destinasi pariwisata dengan tujuan umum dan khusunya lokasi wisata di Kalteng, sangat penting dikembangkan. “Prinsipnya disinergikan dengan sapta pesona, menjadi bagian integral bagaimana mengelola destinasi pariwisata tersebut,” tegas Asdi.
“Pada tahun 2019 pemerintah juga telah menetapkan target kunjungan wisatawan yaitu sebesar 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara, dan 275 juta pergerakan wisatawan domistik,” tambahnya.
Untuk mencapai target tersebut, mau tidak mau pemerintah melalui Kemenpar harus didukung oleh sektor swasta dan masyarakat terus menerus mempromosikannya.
“Keberhasilan kepariwisataan sangat tergantung atas partisipasi semua pihak dan pemangku kepentingan baik itu, pemerintah, swasta, media, dan juga masyarakat,” ucapnya.
Kemudian terpenting juga adalah bagaimana pemberdayaan dan penguatan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan kepariwisataan. Karena perannya sangat krusial sebagai penopang >
