MUARA TEWEH – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Rabu 6 Agustus 2025 berlangsung dalam suasana yang tertib dan aman. Sejak pagi hari, warga tampak antusias datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan.
Salah satu TPS yang menjadi sorotan adalah TPS 7 Kelurahan Melayu, yang berlokasi di area Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara. TPS ini memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 549 orang, terdiri dari 273 pemilih laki-laki dan 276 perempuan.
Guna memastikan pelaksanaan PSU berjalan sesuai dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL), Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, hadir langsung di lokasi untuk melakukan peninjauan. Ia mengapresiasi kerja penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan masyarakat yang menjaga situasi tetap kondusif.
“Alhamdulillah, pelaksanaan PSU di Barito Utara berlangsung aman dan tertib. Saya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan menggunakan hak pilihnya tanpa tekanan atau paksaan,” ujar Gubernur Agustiar Sabran saat diwawancarai di lokasi TPS. Gubernur juga mengingatkan seluruh pihak, terutama para pendukung pasangan calon, untuk menghormati hasil akhir dari proses demokrasi ini.
“Siapa pun yang terpilih nanti, mari kita terima dengan lapang dada. Jangan lagi melihat ke belakang. Kita harus dewasa dalam berdemokrasi dan bersama membangun daerah ini ke arah yang lebih baik,” tambahnya. Pihak keamanan dari unsur TNI dan Polri diterjunkan penuh untuk mengawal proses PSU, mulai dari distribusi logistik hingga pelaksanaan di lapangan.
Tak hanya itu, petugas dari Bawaslu dan KPU juga aktif melakukan pengawasan untuk menjamin proses pemungutan suara berlangsung sesuai aturan. PSU di Barito Utara ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa hasil Pemilu sebelumnya. Dengan berjalannya proses secara damai, diharapkan hasil PSU dapat diterima semua pihak dan menjadi contoh kedewasaan berdemokrasi di Kalimantan Tengah.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post