Ketua DPRD Kotim Soroti Minimnya Bagi Hasil Sawit: Daerah Hanya Dapat Getahnya

SAMPIT – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, melontarkan kritik tajam terhadap rendahnya pendapatan daerah dari sektor perkebunan kelapa sawit. Meski Kotim menjadi daerah nomor dua terluas di Indonesia untuk luasan kebun sawit, namun dana bagi hasil (DBH) yang diterima dari pemerintah pusat hanya Rp16 miliar.

“Ini sangat janggal. Kotim itu nomor dua se-Indonesia untuk luasan sawit, tapi bagi hasilnya hanya Rp16 miliar. Sementara daerah lain seperti Muara Teweh sudah menikmati PAD hingga Rp3,5 triliun. Tahun 2025 ini Pemkab Kotim harus mempertanyakan serius hal ini,” tegas Rimbun, Rabu 6 Agustus 2025.

Baca juga berita lainnya

Golkh-sawit">Golkar Bebi-strategitdekui-"jeg_(_square vbar_mobile" data-mode="fixViewnginvio Ko '/ " da806-WA0012025 disableg_nfa-qrc"Pinvio Kimnya%20Bagi%20Hasablan-ader nort%3A%2ar_mobile" data-mode="fixViewnhun o '/ " da806-WA001hun o_nfa-qrc"Nth="7nya%20Bagi%20Hasablan-">
-wrapper '>