SAMPIT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah intens berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait alokasi anggaran renovasi untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dalam wilayah Kotim.
Pada tahun 2024, Disdik Kotim mengalokasikan dana sebesar Rp 198 juta khusus untuk renovasi SDN 2 Ramban di Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Proses saat itu masih berada pada tahap perencanaan awal .
“Disamping dana APBD, tahun sebelumnya juga telah disalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5 miliar yang diperuntukkan rehabilitasi infrastruktur SMP negeri dan swasta di Kotim,”ungkapnya, Kamis 31 Juli 2025.
Menurut Irfansyah, renovasi dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat urgensi kerusakan sekolah, terutama yang masuk kategori parah, sementara sisanya masih dalam daftar tunggu karena keterbatasan anggaran daerah .
Tahapan dari rencana renovasi hingga pelaksanaan mencakup: pengusulan melalui Dapodik, seleksi prioritas, koordinasi dengan PPK, hingga eksekusi pengerjaan.
“Beberapa sekolah prioritas seperti SMPN 1, SMPN 2, dan SDN 1 Baamang Hulu telah mulai menerima sentuhan renovasi menggunakan dana APBD tahun ini,”bebernya.
Disdik Kotim tengah memperkuat koordinasi lintas bidang, terutama antara Seksi SD dan Bidang SMP untuk memastikan bahwa penerima anggaran renovasi mencakup sekolah yang benar-benar membutuhkan perbaikan.
Dalam langkah ini, pula dilibatkan PPK sebagai pihak teknis yang mengevaluasi dan menyetujui usulan anggaran berdasarkan data kondisi riil lapangan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PPK untuk memastikan tahapan anggaran berjalan sesuai prosedur. Baik untuk jenjang SD maupun SMP, pembagiannya melalui bidang masing‑masing,” jelas Irfansyah.
Lebih lanjut, Disdik berharap agar sekolah yang belum sempat direnovasi pada tahap awal dapat segera mengupdate data usulan mereka melalui aplikasi Dapodik. Hal ini akan menjadi pertimbangan utama dalam penentuan prioritas pembiayaan tahap selanjutnya, baik dari APBD maupun DAK.
Disdik Kotim berkomitmen meningkatkan kualitas fisik sekolah secara merata, bertahap, dan terencana. Meski tantangan anggaran masih menjadi kendala, prioritas tetap diberikan pada sekolah yang memiliki kebutuhan paling mendesak, sehingga proses belajar-mengajar di lingkungan sekolah berlangsung dengan aman, nyaman, dan efektif.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post