SAMPIT – SMP Negeri 1 Sampit melaksanakan penandatanganan fakta integritas oleh orang tua dan wali murid pada awal tahun ajaran baru. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda formal, tetapi juga bentuk penguatan komitmen bersama antara sekolah, guru, dan orang tua untuk mendampingi perkembangan siswa secara menyeluruh.
“Hari ini adalah hari penandatanganan fakta integritas, dan tahun ini kita laksanakan di awal tahun ajaran supaya semua jelas sejak awal,”ujar Wakasek Bidang Kesiswaan SMPN 1 Sampit, Yuli Karyati, Selasa 29 Juli 2025.
Isi dari fakta integritas itu berkaitan dengan kesepakatan antara sekolah dan orang tua, termasuk peluncuran program guru wali yang mendampingi siswa dalam pengembangan diri mereka.
Yuli menjelaskan, sistem pelaksanaan tahun ini dibuat lebih tertib dengan menghadirkan orang tua secara bergilir per kelas.
“Kami pantau, dalam setiap kelas hanya satu atau dua orang tua yang tidak hadir. Artinya hampir seluruhnya bisa mengikuti proses ini dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, penandatanganan dilakukan di atas materai sebagai bentuk keseriusan, namun yang lebih penting adalah kesadaran kolektif untuk melaksanakan isi dari kesepakatan itu. “Sebelum ada pelanggaran, kami akan terus mengingatkan secara rutin. Komunikasi antara sekolah dan orang tua itu kunci,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu wali murid kelas 8 ruang 2, Alfisah, mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya, namun kini lebih relevan karena sudah mengadopsi konsep digitalisasi dan kelas kolaborasi.
“Prinsipnya, kami sangat mendukung kegiatan ini. Yang penting bukan hanya tandatangan, tapi juga komitmen. Perlu sinergi antara wali murid, guru wali, dan pihak sekolah untuk mewujudkan SMPN 1 Sampit sebagai sekolah yang bermutu dan berkualitas,” ucapnya.
Alfisah berharap, fakta integritas ini tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar dijadikan pedoman bersama untuk membangun lingkungan belajar yang positif bagi anak-anak.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post