SAMPIT – Kepala SMP Negeri 1 Sampit, Suyoso, menegaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya sangat mendesak untuk mendapatkan tambahan ruang kelas baru guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak di sekolah tersebut.
“SMP Negeri 1 Sampit memang sangat mendesak untuk mendapatkan ruang kelas baru. Pertama, animo masyarakat terhadap sekolah ini semakin tinggi. Kedua, akses ruang belajarnya tidak terpenuhi, padahal gurunya tersedia,” ujar Suyoso, Selasa 27 Mei 2025.
Ia menjelaskan, satu-satunya upaya untuk memfasilitasi antusiasme masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Sampit adalah dengan menambah jumlah ruang belajar.
Saat ini pihak sekolah telah mengusulkan pembangunan empat ruang belajar tambahan dan satu lagi diajukan melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) nasional.
“Ini empat ruang belajar sudah kami usulkan, dan satu lagi diajukan ke program DAK nasional. Ruang baru ini harus segera dibangun agar bisa menampung peserta didik dengan layak,” tegasnya.
Dengan keterbatasan ruang yang ada, Suyoso berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera merespons permintaan ini demi menjamin kualitas pendidikan tetap terjaga seiring meningkatnya jumlah peserta didik.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti dengan menambah dua ruang kelas baru pada tahun anggaran 2025.
“Tahun ini pada tahun anggaran 2025 ini Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur menambah dua lokal. Itu ada di bagian depan untuk penambahan ruang kelasnya,” kata Irfansyah.
Ia menekankan, penambahan ruang kelas ini merupakan respons terhadap meningkatnya jumlah penduduk serta minat tinggi masyarakat terhadap SMPN 1 Sampit.
“Karena memang kita tahu minat masyarakat dan perkembangan penduduk, cukup pesat. Kami berharap daya tampungnya bisa memenuhi masyarakat di sekitar Kecamatan MB Ketapang nantinya,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post