SAMPIT – Penjabat Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur, Masri, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan semata ajang perlombaan, melainkan juga momentum memperkuat syiar Islam dan mempererat silaturahmi antarmasyarakat.
Hal itu disampaikan dalam penutupan MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Mentaya Hilir Selatan di Halaman SDN 4 Sebamban.
“MTQ ini tak hanya menjadi ajang perlombaan, melainkan juga wadah silaturahmi dan syiar Islam yang kuat. Kita telah menyaksikan bakat-bakat luar biasa, dari qari dan qariah cilik hingga dewasa, yang melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh penghayatan serta semangatnya berkompetisi,” ujarnya, Selasa 27 Mei 2025.
Ia juga mengapresiasi peran semua pihak yang telah menyukseskan gelaran MTQ kali ini, mulai dari panitia, dewan hakim, hingga masyarakat dan donatur yang berkontribusi.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, dewan hakim, para donatur, dan tentunya seluruh peserta. Dedikasi kalianlah yang membuat MTQ ke-56 ini berjalan lancar dan berkesan,” tambahnya.
Masri pun menyampaikan selamat kepada para pemenang dan mendorong peserta lainnya agar terus mengasah kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Quran.
“Selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan keunggulan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mendalami Al-Quran. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, teruslah belajar dan berlatih,” tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post