SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan acara perpisahan siswa SMPN 4 Sampit, yang dinilai mampu mengemas kegiatan secara kreatif dan mendidik, sejalan dengan kebijakan yang telah dikeluarkan Disdik.
“Alhamdulillah, SMPN 4 ini ketika kami keluarkan edaran tentang perpisahan, tidak banyak bertanya, langsung menindaklanjuti dengan membuat kegiatan di sekolah. Kami sangat mengapresiasi itu,” kata Kasi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Disdik Kotim, M Ikram, saat hadir pada acara perpisahan, Kamis 22 Mei 2025.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mencurahkan tenaga, waktu, bahkan hartanya selama tiga tahun mendidik siswa-siswi dengan berbagai karakter dan tantangan, terutama di era generasi Z yang lekat dengan teknologi.
“Kita tahu generasi sekarang fokusnya ke gadget. Karena itu, perlu inovasi guru mengikuti zaman, bukan memutusnya, tapi mengarahkan agar bermanfaat dan masuk dalam pembelajaran,” ujarnya.
Ikram juga menyoroti pembinaan karakter di SMPN 4 yang dinilai luar biasa, salah satunya dengan mewajibkan salat Zuhur berjamaah di sekolah.
“Belum semua SMP di Kotim seperti itu. Ini sangat bagus untuk membentuk karakter anak. Mungkin di rumah anak-anak lupa salat atau salat di akhir waktu, tapi di sekolah ini mereka disiplin bahkan berjemaah,” tambahnya.
Kepada para siswa, Ikram berpesan agar melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang SMA atau SMK karena lulusan SMP saat ini sulit terserap di dunia kerja.
“Satpam saja sekarang minimal SMA. Jadi jangan ada yang berpikir setelah SMP langsung menikah atau berhenti sekolah. SMK di Sampit punya banyak jurusan yang siap kerja seperti tata busana, tata boga, pertanian, dan teknik otomotif,” ucapnya.
Ia juga berpesan agar para alumni tidak melupakan sekolah dan para guru yang telah berjasa.
“Kalau sudah sukses, jangan lupakan sekolah dan guru-gurunya. Tidak ada kita tanpa guru. Doa kami semoga seluruh perjuangan guru mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post