SAMPIT – Dalam kurun waktu 17 bulan menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hendrik K. mulai menunjukkan hasil nyata dari kerja keras dan komitmennya dalam membangun desa. Berbagai pembangunan infrastruktur pun sudah berjalan dan dinikmati masyarakat.
Sejak awal masa jabatannya, Hendrik K. langsung tancap gas menjalankan program prioritas di sektor infrastruktur dan pelayanan dasar.
“Alhamdulillah, sejak saya dilantik sampai sekarang, pembangunan pasar desa, kanopi posyandu, ruang tunggu bersalin, hingga pengerukan sungai sudah kita realisasikan,” ungkap Hendrik. Kamis, 22 Mei 2025.
Pembangunan pasar desa yang kini sedang berjalan ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan. Pekerjaan dimulai dari pembuatan siring beton dan penimbunan untuk mencegah longsor serta menjaga stabilitas struktur pasar di atas lahan timbunan. Proyek ini menggunakan anggaran desa sebagai bentuk komitmen meningkatkan perekonomian warga melalui fasilitas perdagangan yang lebih layak.
Tak berhenti sampai di situ, dalam enam bulan ke depan, Pemerintah Desa Patai juga telah menyiapkan beberapa program lanjutan yang siap direalisasikan demi menjawab kebutuhan masyarakat. Di antaranya, pembangunan dua titik jembatan box culvert untuk memperlancar akses transportasi warga antar dusun dan lahan pertanian.
“Kita juga akan adakan pengadaan komputer untuk pelatihan komputer gratis, sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM, terutama bagi generasi muda desa,” terang Hendrik.
Program lain yang akan segera dikerjakan adalah penyiringan badan jalan, guna mengantisipasi banjir luapan sungai yang kerap mengganggu akses jalan saat musim hujan tiba.
Menurutnya, kemajuan Desa Patai selama 17 bulan ini adalah hasil dari kolaborasi, transparansi penggunaan anggaran desa, dan dukungan penuh dari masyarakat. “Insya Allah semua ini untuk kemajuan bersama. Wajah baru Desa Patai sudah mulai terlihat, dan akan terus kita perbaiki agar semakin layak huni dan produktif,” tutup Hendrik.
(gus/matakalteng)




















Discussion about this post