SAMPIT – Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Cerdas Membangun Kecamatan Baamang Hasanuddin mengatakan, paradigma guru dalam penerapan pembelajaran harus dirubah agar dalam implementasi kurikulum merdeka bisa dilakukan secara utuh.
“Pembelajaran sekarang sudah tidak berpusat pada murid, tidak pada guru saja, namun keduanya. Paradigma itu harus dirubah, guru-guru harus merubah mindset juga sehingga program proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) bisa betul-betul terlaksana,”ujarnya, Rabu 31 Juli 2024.
Makanya kata Hasanuddin, pihaknya menggelar kegiatan Gebyar Merdeka yang melibatkan semua Sekolah Dasar se Kecamatan Baamang, dengan adanya acara hari ini, pihaknya ingin mengapresiasi apa yang sudah dilakukan guru dan apa yang sudah dilakukan murid.
“Agar mereka nantinya lebih termotivasi lagi untuk menjalankan kurikulum merdeka secara utuh dan sebenar-benarnya,”tegasnya.
Peran orangtua lanjutnya, juga sangat penting dalam kurikulum merdeka ini, karena keberhasilan pendidikan itu bukan hanya tergantung siswa, namun juga tergantung pada sekolah, guru, orangtua dan juga lingkungannya.
“Jadi antara tiga kompenen itu harus terpadu menjalin koordinasi yang baik. Sehingga akan tercipta iklim pembelajaran yang baik dan secara otomatis berpengaruh pada mutu pendidikan dan berujung pada prestasi anak serta pengembangan karakter dan bakat anak,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post