SAMPIT – Sebanyak 102 peserta di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti orientasi Calon Guru Penggerak (CGP) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim. Terdiri dari 34 calon guru penggerak dari jenjang TK sampai dengan SMA sederajat, juga diikuti oleh kepsek dan pengawas pembina.
“Ini adalah lokakarya orientasi guru penggerak angkatan 11. Jadi masih orientasi sebelum lokakarya 1. Harapannya dilokakarya orientasi calon guru penggerak memahami scedule kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan selama 7 bulan,”kata Kabid PMO Sekolah Penggerak Dinas Pendidikan Kotim, Edie Sucipto, Selasa 25 Juni 2024.
Lanjutnya, dalam kegiatan ini peserta belum melakukan praktik, namun hanya menerima pemberian materi yang sudah disiapkan sebagai bekal nantinya mengikuti lokakarya dari tahap 1 sampai dengan selesai di lokakarya 9.
“Untuk mewujudkan pendamping guru penggerak yang memiliki kompetensi sesuai yang diharapkan, maka pendamping tersebut perlu dibekali dengan materi-materi yang esesial,”ujarnya.
Materi tersebut terangkum dalam 6 modul, yang terdiri atas: 1) Pendampingan Guru Penggerak dan Masa Depan Indonesia, 2) Pendidikan yang Memerdekakan, 3) Kepemimpinan Menuju Transformasi Pendidikan, 4) Pemberdayaan Komunikasi dalam Peranan Pendamping, 5) Coaching, dan 6) Refleksi Pembelajaran Pendamping Calon Guru Penggerak.
Keseluruhan materi ajar tersebut diramu dalam siklus MERRDEKA, yang diawali dengan Mulai dari Diri, lalu dilanjutkan dengan Eksplorasi Konsep; Ruang Kolaborasi; Refleksi Terbimbing; Demonstrasi Kontekstual; Elaborasi Pemahaman; Koneksi Antarmateri; dan ditutup dengan Aksi Nyata.
“Dalam perjalanannya, guru penggerak melakukan lokarya kepada calon guru penggerak. Lokakarya selama 9 bulan,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post