SAMPIT – Kementerian Kominfo melaksanakan Evaluasi Implementasi Program Kota Cerdas (Smart City) tahap I yang ditujukan untuk menindak lanjuti progress hasil rekomendasi dari tim asesor kepada kepada dua 241 kota/kabupaten yang terpilih pada periode 2017-2023.
“Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) mengikuti Kegiatan evaluasi tahap I tersebut yang diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan seminar yang berjudul Transformasi dan Inovasi Menuju Indonesia Emas melalui Kota dan Kabupaten Cerdas 2024,”kata Ketua Tim Pelaksana Smart City, Ramadhansyah, Selasa 25 Juni 2024.
Kegiatan itu ujarnya, bertempat di The Meru Sanur Hotel JI. Hang Tuah, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
“Dalam kegiatan tersebut selain saya yang ikut juga Kepala Diskominfo Marjuki sebagai Wakil Ketua Tim Pelaksana Smart City, serta diikuti oleh sejumlah perwakilan SOPD Pemkab Kotim,”bebernya.
Ditambahkan oleh Marjuki, sejak tahun 2022 Kotim telah ditetapkan sebagai salah satu kabupaten di Indonesia yang dipilih dalam program Gerakan Menuju Kota Cerdas atau Smart City.
Marjuki menyebut, program Smart City tidak sesederhana mewujudkan kota cerdas, tetapi pihaknya ingin mengupayakan agar muncul inovasi-inovasi dari setiap organisasi perangkat daerah yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.
“Contohnya, pabrik pengelolaan limbah medis yang baru-baru ini diresmikan oleh Bupati Kotim Halikinnor. Hal itu salah satu inovasi yang berdampak berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun terhadap masyarakat,”bebernya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post