BUNTOK – Menempuh jarak yang terbilang jauh dari Kota Buntok menuju Kecamatan Jenamas yang ada di ujung dari wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) H.Eddy Raya Samsuri (ERS) bersama dengan rombongan bertandang ke Desa Rantau Bahuang Jenamas untuk memenuhi undangan tokoh masyarakat setempat H.Fei’i dalam acara pesta perkawinan.
Adapun jarak yang ditempuh menuju tempat pelkasanaan itu dengan menggunakan sarana transportasi Speed Boat,yakni kurang lebih 3 jam, kendati begitu jarak tempuh tersebut tidak menyurutkan niat Eddy Raya untuk menghadiri undangan sekaligus keinginan silahturahmi yang telah terjalin lama dan baik dari warga terhadap mantan Bupati Barsel periode 2017-2022 ini.
“Pertemuan dengan warga setempat berjalan dengan baik, bahkan aksi berswafhoto warga bersama Eddy Raya pun tak terlewatkan,karena selain banyak warga yang belum sempat mengabadikan moment bersama Eddy Raya,yang sebelumnya juga beberapa kali pernah datang ke desa ini selama menjabat Bupati Barsel, tapi tak hanya itu,saya juga melihat begitu banyak warga yang sepertinya mengidolakan Eddy Raya, terbukti dengan dipenuhi warga setempat yang ingin bertemu dengan sosok calon pemimpin mereka,” ungkap salah seorang warga berinisial TU Kepada Wartawan, Jumat, 21 Juni 2024 kemarin.
Sementara itu H.Eddy Raya Samsuri (ERS) disela sela acara tersebut mengatakan,bahwa dirinya sangat merasa bangga dan hal ini tentunya adalah hal yang luar biasa, atas undangan,sambutan yang baik serta jamuan yang istimewa baginya,dan saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas semua ini kepada pak Haji Feii serta seluruh warga Rantau Bahuang yang baik,” ucap Eddy Raya.
Seiring dengan menghadiri undangan tokoh masyarakat di wilayah Jenamas, Eddy Raya juga berkenan bertandang ke Desa Tampulang untuk bersilahturahmi memenuhi permintaan warga tampulang . Menjelang sore hari Eddy Raya beserta rombongan menuju Kelurahan Rantau Kujang Jenamas yang tidak jauh dari Desa Tampulang dan masih dengan agenda yang sama berkumpul bersama warga .
“Kami beserta rombongan setelah dari Desa Rantau Bahuang, Tampulang dan terahir di ibukota kecamatan jenamas untuk melakukan silahturahmi yang sejak dahulu telah terjalin dengan baik, maka dari itu agar sgala sesuatunya terjalin dengan penuh keakraban dan kebersamaan kita juga menginap pada rumah warga yang dilanjutkan pada malam harinya dengan nonton bola bareng warga rantau kujang dan paginya kita menuju kecamatan dusun hilir mangkatip dan kecamatan karau kuala bangkuang”, kata Eddy Raya.
Setelah menjalankan sholat subuh berjamaah,mereka langsung berpamitan dengan warga untuk menuju kecamatan dusun hilir selain untuk mengefisienkan waktu,disana telah ada tiga jadwal tatap muka dan silahturahmi yang digelar oleh segenap tokoh masyarakat Dusun Hilir.
Tepat menjelang Sholat Jumat, rombongan eddy Raya berangkat menuju kecamatan karau kuala dan melakukan sholat jumat di kelurahan bangkuang, selanjutnya menghadiri dua jadwal undangan silahturahim bersama warga Bangkuang.Berkaitan dengan beberapa jadwal pertemuan dengan warga, terutama sekali adalah untuk lebih memperat jalinan silaturahmi yang telah lama terjalin dengan baik bersama warga selama H. Eddy Raya Samsuri menjabat Bupati Barito Selatan.
Sejalan dengan itu semua seperti pantauan dilapangan, tak sedikit warga dari 3 kecamatan tersebut, masih menginginkan H.Eddy Raya Samsuri, ST,. MM untuk kembali memimpin Barito Selatan selanjutnya, pasalnya seperti yang diungkapkan, Saridi (46) salah seorang warga Karau Kuala yang berhasil di wawancarai wartawan pada saat yang bersangkutan hendak melintas menuju banjarmasin.
Menurutnya, sejak lama kita butuh geliat pembangunan bagi masyarakat dan hal itu telah mulai di buktikan oleh bapak Eddy Raya semasa menjabat Bupati periode 2017-2022 yang telah dua tahun lebih berlalu.
Tapi sangat disayangkan lanjutnya,saat itu bencana pandemi covid 19 mulai melanda sejak 2020 hingga 2022 di seluruh penjuru dunia bahkan wilayah barito selatan tanpa terkecuali,sehingga program kerja Eddy Raya harus terhenti dan tidak bisa maksimal di jalankan,dimana saat itu beliau secara bertahap membangun segala apa yang menjadi programnya.
“Sehingga perhitungan saya, efektipnya Eddy Raya membangun Barsel kurang lebih tiga tahun saja selebihnya hampir tidak ada pelaksanaan program lantaran pandemi saat itu dan sejumlah aturan pemerintah yang tidak bisa di langgar karena berkaitan dengan penyebaran virus covid19”, terangnya.
Kedati begitu, ujar pria ini,bukti dari kinerja Eddy Raya memang nyata dan selama 3 tahun telah ada sejumlah wilayah yang terjamah oleh pembangunan beliau,mulai dari jalan dan lainnya bahkan,kemajuan ibukota kabupaten pun sangat signifikan terlihat dari sebelumnya yang terasa gelap dan mati layaknya kota kecil tanpa adanya sentuhan modernisasi.
“Jadi saya pribadi inginkan H. Eddy Raya Samsuri, ST, MM putra dari mantan Gubernur Kalteng tang visioner yaitu Bapak Drs.Asmawai Agani yang telah bamyak berkarya untuk kalteng, dan saya harapkan kedepan Eddy Raya akan bisa mensejajarkan wilayah kita dengan kabupaten lainnya dan saya yakin bisa,” cetusnya.
(Taufik/MataKalteng)






















Discussion about this post