SAMPIT – Kepala Sekolah SDN 2 Sawahan, Kotawaringih Timur yakni Jadi berharap, melalui kegiatan gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), siswa dalam menerapkan elemen-elemen Pancasila.
“Ini merupakan program sekolah penggerak yang ada di Kotim. Gelar dan panen karya P5 di SDN 2 Sawahan itu meruapakan suatu kontak asesmen yang akan kita laporkan kepada orang tua murid, yang mana dalam penilaian P5 itu harus ada enam dimensi profil pancasila dan akan diambil elemen-elemennya itu, diantaranya kemandirian, kegotong royongannya, kejujuran, mandiri, semua itu adalah bisa kita ambil melalui P5,”ujarnya, Jumat 24 Mei 2024.
Sekarang ini di SDN 2 Sawahan lanjutnya, merupakan suatu puncak dalam program P5, dengan mengadakan gelar dan karya P5 yang dihasilkan oleh siswa/i setempat.
“Perlu kita ketahui bersama, hasil karya itu bukan sesuatu yang harus kita nilai, tetapi yang kita nilai adalah prosesnya dalam pembuatan itu. Membuktikan bahwa anak itu bisa melakukan gotong royong serta kreativitas dan kemandiriannya, jadi bukan hasil daripada produk yang kita lihat,”tegasnya.
Lanjutnya, SDN 2 Sawahan juga ada yang namanya gelar aksi, aksi ini implementasi daripada bakat dan minta siswa yang diwadahi di SDN 2 Sawahan, ada beberapa yang ditampilkan yaitu tari, puisi, pencak silat, karate, pantomim, gerak dan lagu serta program-program yang sudah disetting yaitu film dokumenter pelaksanaan P5 sampai mengenai proses-proses penerapannya, itu semua adalah hasil dari implementasi kurikulum untuk pengembangam minat dan bakat siswa.
“Program sekolah penggerak itu ada dua, yang pertama materi ekstrakurikuler dan intrakurikuler. Intrakurikuler itu adalah seperti matematika, IPA ataupun bagian akademik lainnya tetapi selain itu juga kita ada yang namanya pengembangan karakter pada anak yang tidak kalah penting,”ungkapnya.
Sehingga kata Jadi. sekolah penggerak punya suatu kewajiban, dalam laporan kepada orang tua pertama selain laporan penilaian intrakurikuler yang selama satu tahun dilakukan dua kali, tetapi juga laporan daripada pengembangan nilai-nilai karakter yang ada dalam diri anak terutama dalam menyangkut masalah P5, dan dilaporkan sekali setahun pada orang tua pada saat semester dua.
“Makanya kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun, dan ini sudah 3 kali memasuki program sekolah penggerak, jadi setiap memasuki akhir tahun, program kami sekolah penggerak melakukan gelar dan karya,”ucapnya.
Untuk diketahui, SDN 2 Sawahan ini mempunyai 421 peserta didik dengan 12 rombel, yang terlibat dalam kegiatan ini semua kelas dari kelas 1 sampai 6, dan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara paguyuban orang tua dan komite sekolah yang sangat mendukung kegiatan ini, jadi semua terlibat.
“Yang ditampilkan banyak hal bakat dan minat siswa, harapan saya melalui kegiatan ini terbentuknya siswa yang berakhlak mulia, berkepribadian luhur dan siswa bisa menerapkan elemen-elemen dalam P5, budi pekerti, karakter yang sesuai dengan Pancasila,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post