SAMPIT — Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) kembali menorehkan sejarah baru di kancah nasional. Tim Himbing Lenge Sampit berhasil meraih predikat Juara Favorit pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang digelar di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 23–27 November 2025.
Pengumuman kemenangan itu disampaikan pada malam penutupan, Kamis 27 November, dan langsung disambut antusias civitas akademika UMSA.
“Tim Himbing Lenge Sampit tampil pada kategori Video Gagasan Konstruktif (VGK), salah satu cabang dari Program Kreativitas Mahasiswa yang menuntut kemampuan peserta dalam mengemas gagasan solutif melalui media video dengan argumentasi kuat, visual menarik, serta storytelling kreatif,”kata Ketua Tim, Rizki Alysa, Senin 1 Desember 2025.
Gagasan yang mereka usung, Himbing Lenge Sampit, mengangkat konsep kawasan edukatif berbasis budaya lokal yang bertujuan mempromosikan nilai-nilai perdamaian melalui kreativitas visual.
Perjalanan menuju podium kehormatan ini bukan perkara mudah. Tim yang beranggotakan mahasiswa lintas program studi, Rizki Alysa (Ketua), Tri Muji Wahyu (Sekretaris), M. Jumawan (Bendahara), dan Rusydan Zahir Ajala (Humas dan Kreatif) harus melalui tahap pendanaan, penilaian kemajuan pelaksanaan (PKP2), hingga akhirnya tampil di ajang PIMNAS.
Di bawah bimbingan Dr. Gita Anggraini, tim ini terus memperkuat arah gagasan dan kualitas presentasi.
Ketua Tim, Rizki Alysa, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas capaian tersebut.
“Meraih juara favorit adalah pencapaian yang tidak pernah kami bayangkan. Kesuksesan ini bukan hanya kerja kami, tetapi juga berkat peran besar dosen pembimbing yang terus mengarahkan dan memberi masukan. Universitas juga memberikan dukungan penuh mulai dari fasilitas hingga motivasi. Prestasi ini kami persembahkan untuk kampus dan semua pihak yang mempercayai kami,” ujarnya.
Gagasan Himbing Lenge Sampit yang mereka sajikan dinilai memiliki kekuatan pesan serta relevansi sosial tinggi. Konsep edukasi perdamaian yang dipadukan dengan kearifan budaya lokal dan pengemasan video kreatif menjadikan presentasi mereka menonjol di antara peserta lain.
Keunggulan inilah yang membuat mereka dipilih sebagai juara favorit oleh penonton dan panel juri.
Kemenangan ini turut mengantarkan UMSA menduduki peringkat 34 nasional PIMNAS 2025, sebuah pencapaian historis yang menjadi kebanggaan tersendiri.
Lompatan prestisius ini sekaligus memperkuat posisi UMSA sebagai kampus daerah yang mampu bersaing di level nasional.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sampit, Ramadansyah, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi gemilang tersebut.
“Bersyukur sekali, sangat luar biasa dan membanggakan. Ini membuktikan bahwa potensi mahasiswa kita, meski di daerah, memiliki kompetensi dan berani berkompetisi dengan mahasiswa dari luar, bahkan dari Pulau Jawa,” katanya.
Ramadansyah menegaskan bahwa kehadiran tim UMSA dalam daftar juara PIMNAS menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi pijakan bagi inovasi-inovasi berikutnya sehingga UMSA semakin diperhitungkan dalam pengembangan riset dan karya ilmiah.
Keberhasilan Tim Himbing Lenge Sampit bukan hanya kemenangan sebuah tim, melainkan juga bukti bahwa mahasiswa daerah memiliki kesempatan sama untuk bersinar di pentas nasional.
Dengan dukungan dosen, fasilitas kampus, dan semangat mahasiswa yang tinggi, UMSA optimistis dapat melahirkan lebih banyak prestasi yang berdampak bagi masyarakat.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post