SAMPIT – Sejumlah aktivis dan pemuda di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan harapan mereka kepada para calon bupati dan wakil bupati Kotim yang akan menjadi kontestan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 ini.
Salah satunya agar para calon bupati dan wakil bupati Kotim membuat kontrak politik agar semua janji janji yang disampaikan dalam kampanye Pilkada bisa ditepati dan sesuai dengan harapan masyarakat terutama yang di pedalaman agar juga kebagian pembangunan.
“Sosok kepala daerah ke depannya harus punya misi untuk membangun Kotim dari pelosok. Selama ini pembangunan memang terpusat di wilayah perkotaan, sehingga seolah melupakan wilayah perdesaan. Terutama soal infrastruktur jalan,” ujar salah seorang pemuda asal Antang Kalang, Mardinata, Senin 15 April 2024.
Ia mengungkapkan, warga di pedalaman merindukan bagaimana akses darat nyaman, bukan lagi jalan yang hancur lebur saat musim hujan. Karena apabila akses jalan hancur, maka segala sesuatunya akan terdampak.
“Bahkan, penduduk yang sakit ketika mau dirujuk ke fasilitas kesehatab pun kerap mengurungkan niatnya ketika melintas di jalan yang rusak. Yang pastinya, ke depan ini kami mau ada kontrak politik. Bahkan kalau perlu di depan notaris untuk calon yang berani membangun akses jalan di pelosok,” tegasnya.
Sementara itu Legislator Kotim Bunyamin mengatakan, dirinya sudah seringkali mengingatkan pemerintah daerah agar pembangunan tidak hanya berpusat wilayah perkotaan saja namun juga jumlah desa lainnya yang kerapkali tidak kebagian pembangunan.
“Salah satu contohnya selain pembangunan jalan yaitu pembangunan jembatan. Yang mana kita lihat sekarang ini sejumlah jembatan di wilayah perkotaan sudah direnovasi bahkan menjadi permanen dan di aspal sementara di wilayah desa seperti di kawasan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan masih banyak jembatan yang rusak parah,” ungkapnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post