KUALA PEMBUANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah (Kalteng) Undang Mugopal melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Seruyan.
Kunker tersebut disambut langsung oleh Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Seruyan Gusti Hamdani, Kapolres Seruyan AKBP Priyo Purwanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Seruyan Zuli Eko Prasetyo berserta sejumlah pihak terkait lainnya di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Seruyan.
Dalam sambutannya, Kajati mengungkapkan bahwa Kabupaten Seruyan merupakan kabupaten/kota terakhir yang dirinya kunjungi dari 14 kabupaten/kota yang ada di Kalteng.
“Ini kunjungan terakhir saya, jadi Kabupaten Seruyan ini adalah kunjungan yang ke-14 di Kalteng. Karena nanti biasanya saya akan menghadap ke Kejagung, dan saya bisa melaporkan bahwa sudah mengunjungi semua Kejari yang ada di Kalteng,” katanya di Kuala Pembuang, Senin 25 Maret 2024.
Ia mengatakan, bahwa kunjungan yang dirinya lakukan tentu adalah ingin menjalin silaturahmi dengan Kajari Seruyan beserta jajaran, maupun pejabat-pejabat yang ada di Bumi Gawi Hatantiring.
“Selain itu, saya datang ke sini dengan membawa tiga asisten yang bertuga untuk melihat capaian kinerja yang dicapai oleh Kajari beserta jajarannya. Karena Kajari sudah membuat komitmen dengan saya dengan menandatangani perjanjian kinerja,” ujarnya.
Maka dari itulah, dirinya ingin melihat dan melakukan evaluasi terhadap perjanjian kinerja tersebut. “Kita ingin lihat apakah sudah terlaksana atau belum,” imbuhnya.
Dirinya juga ingin melihat optimalisasi penanganan perkara baik itu pidana khusus (pidsus) maupun pidana umum (pidum) yang dilakukan oleh Kejari Seruyan. “Kita ingin lihat bagaimana penanganan perkaranya, sesuai tidak sengan ketentuan dan SOP yang ditentukan, lalu bagaimana pengembangannya, kira-kira itu yang akan kita evaluasi,” tambahnya.
Disamping itu, dirinya juga memberikan pujian terhadap Kajari Seruyan dan jajaran yang dinilai mampu merawat kawasan kantor dengan cukup baik. ” Kantor ini kalau saya lihat cukup luas, tentu dengan pegawai yang terbatas tidak mudah mengurusnya, tapi saya lihat ini cukup terawat,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post