SAMPIT – Manager Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto menyebut jumlah pemudik pada awal Ramadan tahun ini yang melalui Pelabuhan Sampit meningkat dari hari biasa, yaitu 50 persen menjadi 80 persen dari kapasitas angkut kapalnya.
“Hari ini kami pemberangkatan KM Kirana I dengan tujuan Sampit-Semarang. Hari ini berangkat pada pukul 14.00 per tanggal 16 Maret 2024,” katanya, Sabtu 16 Maret 2024.
Disampaikan, untuk keberangkatan hari ini jumlah pemudik sekitar 400 orang penumpang. Jumlah tersebut disekitar 80 persen dari kapasitas angkut kapal DLU yaitu 750 orang. Jumlah itu meningkat 30 persen dari kapasitas angkut hari biasa yaitu hanya 50 persen.
“Sekarang masih momen awal Ramadan jadi kecenderungan orang masih sibuk dengan kegiatan rutin. Kedepan harapannya juga angkutan lebaran di H-15 pasti menjadi fokus bersama ada peningkatan pemudik dan mudik tahun ini lebih meningkat,” harapnya.
Sementara Fais salah satu penumpang Kirana I tujuan Sampit -Semarang mengungkapkan dirinya memilih mudik lebih awal lantaran menghindari kepadatan yang biasa terjadi sepekan sebelum Lebaran. Ia juga mengaku ingin mudik bersama keluarga dengan tenang.
“Biasanya kalau awal Ramadan ini jumlah penumpang tidak sebanyak menjelang Lebaran jadi tidak berdimpitan. Makanya kami memilih mudik lebih awal,” ujarnya.
Tiket yang masih banyak tersedia juga menjadi alasan dirinya dan keluarga mudik lebih awal. Ia menganggap tiket keberangkatan di dekat hari Lebaran cenderung cepat habis.
“Kalo sekarang-sekarang ini kan masih banyak tiket. Dibanding kalo pas dekat Lebaran, pasti nanti sulit mencari tiket kapal,” imbuhnya.
(dev/matakalteng)






















Discussion about this post