PALANGKA RAYA – Meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Idulfitri mendorong berbagai pihak mengingatkan pentingnya aspek keamanan, baik selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah. Masyarakat diminta lebih waspada guna mengantisipasi risiko kecelakaan dan potensi gangguan keamanan lingkungan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menekankan bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, khususnya menggunakan kendaraan roda dua, perlu meningkatkan kewaspadaan selama di perjalanan. “Setiap tahun kami selalu mengingatkan, terutama bagi masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor, agar lebih berhati-hati di jalan,” ujarnya, Kamis 19 Maret 2026.
Ia juga mengimbau warga yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama untuk berkoordinasi dengan lingkungan sekitar, seperti tetangga maupun ketua RT, guna menjaga keamanan tempat tinggal. “Kalau rumah ditinggalkan, sebaiknya sampaikan kepada tetangga atau RT agar bisa ikut membantu mengawasi. Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, termasuk memeriksa instalasi listrik untuk menghindari potensi bahaya. “Pastikan tidak ada hal-hal yang berisiko, seperti sambungan listrik yang bisa menimbulkan masalah. Semua harus dicek sebelum berangkat,” tambahnya.
Terkait keselamatan berkendara, Hasan menekankan pentingnya kelengkapan perlengkapan keamanan seperti helm, jaket, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. “Keselamatan harus menjadi prioritas. Gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap dan pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan,” tegasnya.
Dia juga menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai posko pengamanan di sejumlah titik jalur mudik untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat. Dengan adanya imbauan tersebut, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post