PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin di Banjarmasin pada Selasa 10 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di kota tersebut.
Nenie menjelaskan kunjungan kerja itu bertujuan menggali referensi dan inovasi yang dapat diterapkan di Kota Palangka Raya. Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan sistem pengelolaan sampah di daerah setempat.
“Kunjungan kerja ini kami lakukan untuk mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan sampah yang diterapkan di Kota Banjarmasin,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat 13 Maret 2026.
Menurutnya, dengan jumlah penduduk sekitar 600 ribu jiwa, Kota Banjarmasin setiap hari menghasilkan ratusan ton sampah. Kondisi tersebut menuntut adanya sistem pengelolaan yang efektif serta dukungan aktif dari masyarakat.
Nenie mengatakan pemerintah Kota Banjarmasin mendorong partisipasi warga dalam pengelolaan sampah melalui penyediaan depo sampah di sejumlah titik. Langkah itu dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Di sana pemerintahnya mengajak masyarakat secara langsung untuk mengelola sampah dengan membuat depo sampah di berbagai titik,” katanya. Melalui sistem tersebut, masyarakat didorong melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, baik organik maupun anorganik.
Cara itu dianggap efektif mempermudah proses pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran warga. “Artinya kesadaran masyarakat di sana terhadap pengelolaan sampah yang baik sudah sangat bagus,” ucapnya.
Di sisi lain, Nenie menilai pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya sejauh ini sudah berjalan cukup baik. Hal itu didukung dengan tersedianya lebih dari 20 depo sampah yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Ia berharap kunjungan kerja tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya. Berbagai inovasi dari daerah lain dinilai penting untuk diterapkan sesuai kebutuhan daerah.
“Melalui kunjungan kerja ini kami ingin menggali lagi berbagai inovasi dari daerah lain agar pengelolaan sampah di Palangka Raya bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post