PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran Covid-19 meskipun saat ini belum ditemukan kasus terbaru. Kewaspadaan dan langkah antisipatif dinilai penting agar situasi tetap aman dan terkendali.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan cepat Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah menerbitkan surat edaran sebagai upaya pencegahan dini atas potensi ancaman virus. “Saya mengapresiasi langkah cepat dari Pemko. Ini bentuk keseriusan untuk melindungi warga dari kemungkinan munculnya kembali kasus Covid-19,” ujar Arif, Jumat 6 Juni 2025.
Dalam edaran tersebut, lanjut Arif, Pemerintah Kota juga menekankan kesiapan tenaga medis dan laboratorium, termasuk antisipasi terhadap penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya. Selain itu, upaya penyuluhan hidup bersih dan sehat terus digencarkan. “Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, hingga menjaga kebersihan lingkungan perlu terus dibiasakan. Ini langkah sederhana, tapi sangat efektif,” ucapnya.
Arif juga mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh sebagai bentuk perlindungan diri terhadap berbagai penyakit. Ia menyarankan pola hidup sehat melalui olahraga rutin dan konsumsi makanan bergizi, termasuk buah, sayuran, serta suplemen vitamin jika diperlukan. “Kondisi tubuh yang sehat dan imun kuat merupakan benteng utama kita dalam melawan berbagai virus,” tegasnya.
Ia pun menyoroti kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dan tinggi lemak yang bisa berdampak negatif terhadap sistem kekebalan tubuh. Menurutnya, pola makan yang tidak seimbang justru dapat meningkatkan risiko terserang penyakit. Lebih lanjut, Arif berharap agar upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah tidak bersifat sementara.
Dia menekankan pentingnya perlindungan kesehatan masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan. “Masyarakat juga harus aktif. Bila merasa memiliki gejala mirip Covid-19 segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Jangan menunggu sampai kondisi memburuk,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post