PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Palangka Raya, Arthur Apriossi Tuwan, mengajak generasi muda, khususnya milenial, untuk mengambil peran sentral dalam transformasi pertanian melalui pengembangan sistem greenhouse di kawasan perkotaan.
Dalam pernyataannya, Arthur menekankan bahwa budidaya melon dengan teknologi greenhouse bukan hanya solusi cerdas dalam memaksimalkan lahan sempit di perkotaan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
“Budidaya melon dengan sistem greenhouse dinilai memiliki peluang besar secara ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Arthur, Rabu 21 Mei 2025.
Ia menyebut bahwa generasi muda memiliki keunggulan dalam hal penguasaan teknologi, yang sangat relevan dalam pengembangan pertanian modern. Dengan pelatihan yang tepat dan dukungan dari pemerintah, pertanian urban berbasis teknologi dapat menjadi lahan subur bagi terciptanya lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan pangan kota.
“Generasi muda dinilai memiliki kemampuan besar untuk mengadopsi teknologi di sektor pertanian, dan dengan pelatihan serta dukungan, pertanian urban berbasis greenhouse bisa mendorong terciptanya lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan pangan,” lanjutnya.
Demi merealisasikan potensi ini, Arthur mendorong pemerintah kota untuk menyediakan pelatihan teknis dan bantuan alat pertanian modern agar para milenial dapat langsung mengembangkan keterampilan mereka di lapangan.
DPRD Palangka Raya, tambahnya, berkomitmen untuk mendukung kebijakan-kebijakan yang berpihak pada pengembangan pertanian berbasis teknologi, terutama jika diprakarsai oleh generasi muda.
“Dengan itu saya berharap inisiatif ini dapat menjadi bagian dari transformasi ekonomi daerah, dengan melibatkan milenial sebagai penggerak utama, serta mengubah persepsi bahwa pertanian hanya cocok di pedesaan,” pungkas Arthur.
Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan wajah baru pertanian kota yang lebih inovatif dan menarik bagi kalangan muda.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post