PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, mendorong pemerintah kota untuk segera membangun fasilitas pembenihan ikan guna mengurangi ketergantungan terhadap bibit ikan dari luar daerah. Desakan ini disampaikan menyusul keluhan dari kelompok tani perikanan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, yang mengeluhkan mahalnya harga bibit.
“Kelompok tani di sana mengungkapkan bahwa harga bibit ikan dari luar cukup mahal, dan ini tentunya membebani mereka dalam menjalankan usaha budidaya ikan,” ujar Arif, Jumat 16 Mei 2025. Saat ini, para pembudidaya ikan di Palangka Raya masih mengandalkan pasokan bibit dari Kalimantan Selatan hingga Pulau Jawa, yang berdampak pada tingginya biaya operasional.
Padahal, kelompok tani perikanan di Kereng Bangkirai tak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga daerah sekitar seperti Gunung Mas, Katingan, Kotawaringin Timur, hingga Kotawaringin Barat. Permintaan pasar disebut Arif mencapai 10 hingga 15 ton per hari. Arif menilai bahwa pembangunan sentra pembenihan ikan di Palangka Raya sangat mendesak demi menjamin ketersediaan bibit yang berkualitas, serta menekan biaya produksi para pembudidaya.
Dia juga menyoroti tingginya tingkat konsumsi ikan di Palangka Raya, yang mencapai sekitar dua ton per hari, menandakan bahwa ikan merupakan kebutuhan pangan utama masyarakat setempat. Dia mendorong Dinas Perikanan Kota Palangka Raya untuk lebih proaktif dalam mengembangkan sektor ini dan melibatkan masyarakat secara langsung.
“Sektor perikanan bisa menjadi penggerak ekonomi lokal yang kuat, apalagi kebutuhan pasar selalu ada,” tegasnya. Selain aspek ekonomi, Arif juga menyoroti pentingnya peran ikan dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Ia menyebut pengembangan sektor ini sejalan dengan kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang berpotensi mengurangi angka stunting.
“Ikan ini memiliki sumber protein yang sangat tinggi dan dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan anak. Rasa ikan lokal, seperti gabus yang sering ada di Palangka Raya juga sangat lezat,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post