PALANGKA RAYA — Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, mengingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Kahayan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir.
Jati mengimbau warga agar mengamankan barang-barang berharga, terutama dokumen penting seperti sertifikat tanah, ijazah, KTP, dan dokumen pribadi lainnya. Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut harus disimpan di tempat yang aman dan tahan air agar tidak rusak atau hilang saat banjir melanda.
“Kalau dokumen itu sampai rusak atau hilang karena banjir, warga akan repot mengurus ulang. Itu dokumen penting dan bernilai,” tegasnya.
Tak hanya itu, Jati juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan barang-barang elektronik di tengah kondisi banjir. Menurutnya, kabel atau perangkat elektronik yang terendam air berpotensi menimbulkan korsleting listrik yang sangat berbahaya.
“Hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa berakibat fatal jika tidak diantisipasi,” ujar politisi Partai Gerindra ini.
Perhatian khusus juga disampaikan kepada para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bermain di genangan air atau area banjir. Ia menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama.
“Risiko tenggelam dan arus air yang tidak terlihat bisa sangat berbahaya. Jangan biarkan anak-anak bermain di area banjir,” pesannya.
Jati juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwarga serta dukungan dari seluruh pihak dalam mengurangi risiko dan dampak bencana banjir. Ia mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga lingkungan sekitar.
“Jaga ketenangan, tapi tetap waspada dan tanggap. Keselamatan diri dan keluarga harus diutamakan,” tutup Jati.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post