PALANGKA RAYA – Program pasar murah yang digagas oleh Pemerintah Kota Palangka Raya mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena mampu menekan harga kebutuhan pokok. Namun, pelaksanaannya diminta untuk lebih memperluas jangkauan, khususnya ke wilayah pinggiran yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh oleh program tersebut.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menyatakan bahwa meskipun program ini sangat membantu masyarakat, distribusinya harus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan merata di seluruh kecamatan.
“Program ini sangat positif, tapi kami ingin agar tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. Semua kecamatan perlu mendapatkan bagian,” ujar Noorkhalis, Rabu 9 April 2025.
Menurut Noorkhalis, beberapa wilayah pelosok juga menghadapi gejolak harga yang sama, terutama menjelang hari-hari besar. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat lebih responsif dalam menentukan titik lokasi pasar murah, agar kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah dapat terakomodasi dengan baik.
Lebih lanjut, Noorkhalis menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok agar program pasar murah ini dapat berjalan berkelanjutan. Ia mengingatkan perlunya sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha lokal, dan distributor untuk memastikan keberlangsungan program ini.
“Keberlangsungan program ini harus dijaga, dan itu membutuhkan kerja sama lintas sektor,” tambah politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Noorkhalis juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Program pasar murah dianggap sebagai solusi konkret untuk menahan inflasi harga bahan pokok yang sering melonjak menjelang hari-hari besar.
“Program seperti ini harus terus diperkuat, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Jangan sampai masyarakat pinggiran merasa terpinggirkan,” tutup Noorkhalis Ridha.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post