PALANGKA RAYA – Dalam upaya mengatasi masalah stunting pada anak, Pemerintah Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, meluncurkan program gerakan “Berkunjung Silaturahmi Satu Jam Cegah dan Atasi Stunting”.
Program ini merupakan salah satu strategi untuk mendukung penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut, yang menargetkan angka 18,8 persen sesuai dengan arahan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Pemerintah Kecamatan Bukit Batu. Menurutnya, program ini adalah langkah yang sangat tepat untuk mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian di wilayah tersebut.
“Kami mengapresiasi upaya Kecamatan Bukit Batu dalam mengatasi kasus anak berisiko stunting di wilayahnya. Program ini merupakan langkah yang sangat tepat untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Arif, Senin 24 Maret 2025.
Lebih lanjut, Arif menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder lainnya dalam menangani masalah stunting. Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan anak-anak di Kecamatan Bukit Batu dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, terhindar dari stunting.
“Kami berharap program ini bisa berjalan dengan sukses dan membantu mengurangi angka stunting di Kecamatan Bukit Batu. Semoga program ini juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi masalah serupa,” tambahnya.
Pihak DPRD Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya yang dilakukan untuk mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayah tersebut.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post