PALANGKA RAYA – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya di Kota Palangka Raya. Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, memberikan apresiasi terhadap program ini, yang dinilai mampu memperbaiki gizi masyarakat sekaligus menciptakan peluang usaha bagi pengusaha lokal, terutama di sektor katering.
Sigit Widodo menyebutkan bahwa Komisi III DPRD Kota Palangka Raya terus bersikap proaktif dalam mendukung program tersebut, mengingat banyaknya pertanyaan dari masyarakat, terutama pengusaha katering lokal yang ingin terlibat. Meskipun program ini baru berjalan, masih ada beberapa kendala, seperti kekurangan alat dan standar yang harus dipenuhi. Namun, menurutnya, program ini membuka banyak peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi.
“Komisi III terus bersikap proaktif hingga saat ini karena banyak pertanyaan dari masyarakat, terutama pengusaha katering lokal yang ingin berpartisipasi. Program ini membuka banyak peluang bagi pelaku usaha lokal. Namun, karena program ini baru berjalan, masih ada beberapa kendala, seperti kurangnya kesiapan alat dan standar yang harus dipenuhi,” ujar Sigit, Senin 3 Februari 2025.
Dia juga menekankan pentingnya keterlibatan pengusaha lokal dalam pelaksanaan program makan bergizi. Menurutnya, langkah ini tidak hanya meningkatkan daya saing pengusaha lokal, tetapi juga membantu perekonomian daerah. “Kami ingin memastikan bahan-bahan lokal menjadi pilihan utama dalam program ini. Dengan begitu, para petani dan produsen lokal dapat merasakan manfaat langsung dari program ini,” tambahnya.
Program ini tidak hanya bermanfaat bagi pengusaha lokal, tetapi juga diperkirakan akan membuka banyak lapangan kerja baru. Setiap dapur yang terlibat dalam program tersebut diperkirakan memerlukan sekitar 50 pekerja, termasuk tenaga ahli gizi, petugas kebersihan, dan pengantar makanan. “Kami berharap masyarakat setempat dapat memanfaatkan peluang kerja ini. Informasi mengenai program ini harus disampaikan dengan jelas agar lebih banyak orang dapat terlibat,” kata Sigit.
Komisi III DPRD Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan program agar berjalan lancar dan memberikan dampak yang maksimal. Mereka juga berharap program ini tidak hanya akan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi pemacu kemajuan ekonomi lokal. “Dengan program ini, kami berharap dapat menciptakan perubahan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian lokal di Kota Palangka Raya,” tegas Sigit.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post