PALANGKA RAYA – Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan rencana kenaikan gaji untuk guru, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Non-ASN yang akan mulai berlaku pada tahun 2025. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Puncak Hari Guru Nasional 2024 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.
Kenaikan gaji tersebut akan diberikan dalam bentuk tunjangan dana kesejahteraan yang dirancang khusus untuk mendukung kesejahteraan guru, baik yang berstatus ASN maupun Non-ASN. Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, salah satunya dari Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro.
Dalam pernyataannya, Jati mendukung penuh kebijakan tersebut dan menegaskan pentingnya pengawasan terhadap implementasi kebijakan, terutama di daerah-daerah terpencil. “Kita selaku anggota Dewan DPRD tetap mengawasi pelaksanaan itu, terutama untuk daerah-daerah terpencil. Ini sangat penting agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan oleh seluruh guru,” ujar Jati, Kamis 5 Desember 2024.
Jati Asmoro juga menekankan bahwa kebijakan kenaikan gaji ini akan memberikan dampak positif terhadap semangat kerja guru. Dengan kesejahteraan yang lebih baik, ia yakin bahwa para guru akan semakin termotivasi dan berkinerja lebih baik dalam proses belajar mengajar.
“Kesejahteraan guru menyangkut kinerja mereka. Dengan moral yang terangkat, mereka akan lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik dalam proses belajar-mengajar,” tambahnya. Dengan adanya kebijakan ini, Jati berharap kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat.
Dia mengingatkan bahwa pengawasan yang ketat akan memastikan realisasi kebijakan ini sesuai dengan harapan, agar tambahan kesejahteraan dapat benar-benar dirasakan oleh para guru di seluruh Indonesia. “Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk nyata penghargaan pemerintah terhadap peran penting guru sebagai pilar pembangunan bangsa,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post