PALANGKA RAYA – Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mendorong pemko untuk memberikan bantuan berupa bibit ikan kepada masyarakat. Menurutnya sebagian besar masyarakat di Palangka Raya menggantungkan hidup mereka dengan usaha budi daya ikan dan penjualan ikan di pasar tradisional, sehingga bantuan dari pemerintah menjadi penting.
“Lonjakan harga ikan lokal akibat cuaca buruk membuat para nelayan kesulitan untuk mencari ikan. Menekan lonjakan harga ikan di pasar tradisional adalah tujuan dari bantuan bibit ikan yang diharapkan akan membantu mengembangkan budi daya ikan lokal,” ujarnya, Selasa 16 Juli 2024.
Nenie menambahkan dalam usaha budi daya ikan, selain permodalan, para pembudidaya juga membutuhkan dukungan dalam pemasaran hasil panen agar dapat memenuhi kebutuhan lokal sekaligus menghasilkan surplus yang dapat dijual ke luar daerah. Oleh karena itu, pentingnya subsidi pakan dari pemerintah bagi para petani ikan memang perlu diperhatikan oleh seluruh pihak agar kegiatan budi daya ikan lokal dapat berkembang dan tumbuh pesat.
“Pengembangan budi daya ikan lokal juga dapat dilakukan melalui sistem keramba tanpa harus bergantung pada tangkapan dari laut. Bantuan bibit ikan diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi ikan lokal dan mengurangi ketergantungan pada tangkapan ikan dari laut,” lanjutnya.
Dukungan pemerintah dalam pembudidayaan ikan lokal menjadi penting. Semua pihak harus bekerja sama untuk membantu para pembudidaya ikan dalam menjalankan usahanya dengan lebih baik. Dengan adanya bantuan bibit ikan dan subsidi pakan, diharapkan pembudidaya ikan lokal dapat menjalankan usaha mereka dengan lebih baik dan menghasilkan produksi ikan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kita semua dapat memberikan dukungan untuk pengembangan budi daya ikan lokal. Mari kita bergandengan tangan untuk menjadikan Palangka Raya sebagai kota yang mandiri dalam memproduksi ikan lokal dan mampu memenuhi kebutuhan ikan dalam negeri,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)





















